TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONDERDIL BEKAS DI PASAR KLITHIKAN PAKUNCEN YOGYAKARTA

QORRY TILAWAH MUSLIM - NIM. 06380066, (2011) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONDERDIL BEKAS DI PASAR KLITHIKAN PAKUNCEN YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Hingga dewasa ini, jual beli merupakan perwujudan dari muamalat yang disyari'atkan dan menjadi salah satu bentuk ibadah dalam mencari rizki untuk memenuhi kebutuhan hidup yang tidak lepas dari hubungan sosial. Adapun jual beli yang dianjurkan dalam Islam adalah jual beli yang tidak mengandung unsur penipuan, kekerasan, kesamaran, dan riba, juga hal lain yang mengakibatkan kerugian pada pihak lain. Sehingga dalam praktiknya harus sesuai dengan syari'at hukum Islam. Para pedagang tentu lebih mengarah pada bisnis yang dilakukan masyarakat, karena bisnis adalah salah satu bentuk usaha dalam mata pencaharian masyarakat, namun bentuk usaha yang dijalani masyarakat itu seperti jual beli onderdil bekas dalam praktiknya seringkali melakukan kecurangan dan hal-hal yang dapat merugikan para konsumen. Berdasarkan fenomena tersebut, penyusun merasa tertarik untuk mengadakan penelitian dan penilaian terhadap praktik jual beli onderdil bekas di Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta. Pada praktik jual beli onderdil bekas tersebut penyusun melihat adanya faktor yang belum jelas tentang kemanfaatan obyek dalam jual belinya, apakah untuk kepentingan kemaslahatan atau sebaliknya. Adapun permasalahan yang diangkat adalah bagaimana praktik jual beli onderdil bekas di Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta ? dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap jual beli onderdil bekas? Melalui jenis penelitian lapangan, penyusun menerapkan teknik observasi dan wawancara dalam upaya pengumpulan data. Kemudian dalam penelitian ini bersifat preskriptif dan permasalahan yang dikaji dengan pendekatan normatif, dengan kesimpulan bahwa praktik jual beli onderdil bekas di Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta dilihat dari segi obyek menjadi tidak sah karena ada salah satu dari rukun dan syarat yang belum terpenuhi yaitu obyek yang didapat belum jelas dan kemanfaatan dari obyek tersebut membuat sesuatu yang dilarang oleh Islam karena hal tersebut dapat merugikan orang lain. Sedangkan tinjauan hukum Islam terhadap jual beli onderdil bekas di Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta yaitu menjadi sah apabila rukun dan syarat jual beli sudah terpenuhi dan tidak bertentangan dengan hukum Islam. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. H. Fuad Zen, M.A. 2. Drs. Ibnu Muhdir, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: praktik jual beli, onderdil bekas, Pasar Klithikan
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:50
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6693

Actions (login required)

View Item View Item