TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SEBAB-SEBAB PERCERAIAN DI KALANGAN PNS (STUDI PUTUSAN DI PA YOGYAKARTA TH. 2007-2010)

ROBI'AH AL ADAWIYAH - NIM. 07350055, (2012) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SEBAB-SEBAB PERCERAIAN DI KALANGAN PNS (STUDI PUTUSAN DI PA YOGYAKARTA TH. 2007-2010). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Islam sangat memperhatikan pembinaan keluarga, karena keluarga adalah fondasi bagi pembentukan masyarakat.Islam memberi petunjuk, bahwa seharusnya dalam rumah tangga di dalamnya terpancar rasa mawadah atau saling menginginkan dan rahmah atau kasih sayang diantara anggota keluarga. Rasa mawadah dan rahmah bisa terwujud dalam suatu ikatan yang dinamakan pernikahan. Setiap pasangan yang membina rumah tangga pastilah menginginkan rumah tangganya dapat berjalan baik tanpa adanya suatu perselisihan. Namun dalam perjalanan rumah tangga pasti akan menghadapi sebuah rintangan/ cobaan, apabila rintangan/cobaan tersebut tidak bisa diselesaikan dengan baik maka jalan keluar akhirnya adalah sebuah perceraian. Pengadilan Agama Yogyakarta telah menerima, memeriksa dan memutus beberapa perceraian khususnya perceraian yang terjadi di Kalangan PNS pada tahun 2007-2010 sebanyak 70 perkara. Melihat data tersebut penulis tertarik untuk menelitinya, dikarenakan Pegawai Negeri Sipil adalah tokoh atau seseorang yang haruslah menjadi tauladan bagi masyarakat, dan dari rumitnya proses perizinan perceraian bagi (PNS) itu sendiri. Penyusun ingin meneliti faktor-faktor apa yang mempengaruhi perceraian di kalangan Pegawai Negeri Sipil yang perceraiannya terdaftar di Pengadilan Agama Yogyakarta pada tahun 2007-2010 tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab yang mempengaruhi perceraian Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang perceraiannya terdaftar di Pengadilan Agama Yogyakarta pada tahun 2007-2010. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka ( library research) dan penelitian lapangan( field research). Sumber datanya dari putusan perceraian PNS. Dalam penelitian ini penyusun menggunakan pendekatan normatif dan yuridis, kemudian data di analisis secara kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya perceraian di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang perceraiannya terdaftar di Pengadilan Agama Yogyakarta pada tahun 2007-2010 adalah cemburu, kekerasan/ kekejaman fisik, ekonomi, tidak adanya tanggung jawab, hadirnya pihak ketiga atau gangguan orang ketiga, ketidakcocokan, kurangnya keharmonisan, semua itu yang menimbulkan perselisihan/ percekcokan yang terus menerus, sehingga persoalan semakin rumit dan akhirnya berdampak pada suatu perceraian. Dalam Hukum Islam alasan tersebut di atas bukanlah alasan yang bisa diajukan untuk melakukan perceraian, akan tetapi alasan tersebut di atas dapat menimbulkan pertengkaran atau terus menerus berselisih yang sangat memuncak dan membahayakan jiwa dan dalam Hukum Islam itu dinamakan syiqaq. Apabila antara suami isteri terdapat pertentangan pendapat dan pertengkaran yang memuncak sehingga kedua belah pihak tidak mungkin dapat mengatasinya dan tidak mungkin pula mendamaikannya sendiri, maka dalam kondisi seperti itu menunjuklah hakam dari kedua belah pihak. Akan tetapi kalau jalan itu tidak bisa mendamaikan kedua belah pihak maka perceraian adalah jalan keluar terakhirnya. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Hj. Fatma Amilia, S.Ag., M.Si. 2. Drs. Riyanta, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: perceraian, Pegawai Negeri Sipil (PNS), syiqaq
Depositing User: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:51
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6704

Actions (login required)

View Item View Item