PERBANDINGAN TINGKAT LIKUIDITAS ANTARA BANK MUAMALAT INDONESIA DAN BANK SYARIAH MANDIRI SERTA KESESUAIANNYA DENGAN STANDAR BANK INDONESIA

SITI RAHMAHWATY - NIM. 07390036, (2012) PERBANDINGAN TINGKAT LIKUIDITAS ANTARA BANK MUAMALAT INDONESIA DAN BANK SYARIAH MANDIRI SERTA KESESUAIANNYA DENGAN STANDAR BANK INDONESIA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Likuiditas merupakan indikator yang mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Melalui pengelolaan likuiditas yang baik bank dapat memberikan keyakinan kepada para penyimpan dana bahwa mereka dapat menarik dananya sewaktu-waktu pada saat jatuh tempo, untuk itulah analisis likuiditas sangat penting dan bank harus dapat mempertahankan likuiditasnya. Dengan ditetapkannya batas maksimum pemberian kredit (pembiayaan) yang harus diperhatikan oleh pihak bank, maka bank tidak dapat begitu saja secara serampangan melakukan ekspansi pembiayaan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya atau bertujuan untuk secepatnya dapat membesarkan jumlah asetnya, karena hal itu akan membahayakan kelangsungan hidup bank tersebut dan lebih lanjut sudah barang tentu akan membahayakan dana simpanan para nasabah penyimpan dana dari bank tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mendapatkan bukti empiris tentang perbedaan tingkat likuiditas antara Bank Muamalat Indonesia yang menerapkan aliansi strategis dan Bank Syariah Mandiri yang tidak menerapkan aliansi strategis yang berpengaruh tehadap likuiditasnya. Selain itu, penelitian ini juga ingin meneliti apakah tingkat rasio masing-masing variabel likuiditas sudah sesuai dengan standar Bank Indonesia atau tidak. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cash ratio, FDR, dan LAR. Standar Bank Indonesia untuk cash ratio adalah minimal 2%, FDR adalah 85%-110%, dan LAR adalah maksimal 30%. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan publikasi Bank Indonesia tahun 2005-2010. Alat uji yang digunakan untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian ini adalah independent sample t-test. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat likuiditas dilihat dari cash ratio, sedangkan untuk FDR dan LDR terdapat perbedaan yang signifikan. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya perbedaan strategi masing-masing perusahaan yang mempengaruhi tingkat likuiditasnya. Adanya aliansi strategis yang diterapkan BMI menghasilkan rata-rata (mean) cash ratio, FDR, dan LAR yang lebih tinggi daripada BSM. Selanjutnya, untuk kesesuaiannya dengan standar BI, cash ratio dan FDR kedua bank sudah sesuai dengan standar BI sehingga dapat digolongkan sebagai bank yang likuid dan sehat, sedangkan jika dilihat dari sisi LAR, maka kedua bank tersebut tergolong sebagai bank yang tidak likuid dan tidak sehat. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. Ibnu Qizam, SE, M.Si, Akt 2. M. Ghafur Wibowo, SE, M.Sc.
Uncontrolled Keywords: laporan keuangan, strategi aliansi, likuiditas, cash ratio, LDR, LAR
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:51
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6708

Actions (login required)

View Item View Item