TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERCERAIAN KARENA JUDI (STUDI TERHADAP PUTUSAN NO.1059.Pdt.G.2010.PA.Sr. DI PA SRAGEN)

TATANG WASKITO - NIM. 03350070, (2012) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERCERAIAN KARENA JUDI (STUDI TERHADAP PUTUSAN NO.1059.Pdt.G.2010.PA.Sr. DI PA SRAGEN). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Judi dianggap sebagai salah satu bentuk pengkhianatan kesetiaan perkawinan. Selain itu mengakibatkan percekcokan yang berujung pada rusaknya rumah tangga, sehingga dapat menjadi sebab putusnya tali perkawinan antara suami dan isteri. Lebih dari itu, penjudi dapat dianggap sebagai sampah masyarakat atau setidaknya sebagai orang yang telah mengotori kesucian masyarakat. Percekcokan dan perselisihan antara suami isteri sering kali berujung pada perceraian. Alasan perceraian menurut Pasal 116 ayat (a) KHI dan Pasal 19 ayat (a) PP Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan UU Nomor 1 Tahun 1974, yang pertama disebut adalah salah satu pihak berbuat zina atau menjadi pemabuk, pemadat, penjudi dan lain sebagainya yang sukar disembuhkan . Di Pengadilan Agama perkara judi dapat dijadikan sebagai alasan perceraian termasuk jenis perkara perdata yang harus diputuskan di Pengadilan Agama. Di antara penyebab diajukannya gugatan cerai, yang telah diperiksa dan diadili oleh Pengadilan Agama Sragen adalah salah satu pihak berjudi. Judi seringkali menjadikan perselisihan keluarga berkepanjangan, pemberian nafkah yang tidak halal dan membuat suami lupa dengan nafkah keluarga serta menimbulkan pisah rumah antara suami isteri dalam batas waktu yang patut untuk diajukan perceraian. Oleh karena itu, alasan yang digunakan Hakim sebagai pertimbangan dan dasar hukum memutus perceraian karena judi, dan tinjauan hukum Islam terhadap pertimbangan dan dasar hukum Hakim memutus perkara perceraian karena judi dikaji dan ditelaah dalam skripsi ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Untuk menganalisis data yang telah diperoleh, penyusun memakai pendekatan normatif-yuridis. Penyusun mencoba menganalisa putusan perkara perceraian Nomor 1059/Pdt.G/2010/PA.Sr dengan alasan ingin mengkaji perkara perceraian karena judi yang terjadi di wilayah hukum Pengadilan Agama Sragen secara lebih objektif melalui sudut pandang agama dan norma-norma hukum perundang-undangan yang berlaku. Kesimpulan dari hasil analisis yang penyusun lakukan adalah perkara yang diputus oleh Majelis Hakim Pengadilan Agama Sragen yang didasarkan karena suami melakukan perjudian sehingga memicu ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Judi yang dilakukan oleh suami dijadikan sebagai alasan perceraian yang dikumulasikan dengan alasan ketidak harmonisan dalam rumah tangga. Pengadilan Agama Sragen melihat perbuatan suami yang sukar untuk disembuhkan tersebut, sehingga tidak dimungkinkan adanya harapan untuk bisa hidup tentram dan rukun lagi antara suami-isteri dalam satu ikatan perkawinan. Sedangkan dasar hukum dan pertimbangan hukum Majelis Hakim Pengadilan Agama Sragen dalam memutus perkara perceraian Nomor 1059/Pdt.G/2010/PA.Sr didasarkan pada dasar hukum perundang-undangan yang berlaku serta Al-Qur'an, Hadis dan pendapat ulama fiqh. Dasar hukum dan pertimbangan hukum yang digunakan Majelis Hakim Pengadilan Agama Sragen dalam memutus perkara tersebut ditinjau dari perspektif hukum Islam sudah tepat dan tidak ada yang bertentangan dengan hukum Islam. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. Malik Ibrahim, M.Ag. 2. Lebba, S.Ag., M.Si.
Uncontrolled Keywords: perceraian, ikatan perkawinan, Majelis Hakim PA., perjudian
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 23:51
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6717

Actions (login required)

View Item View Item