SYAFA'AH DALAM AL-QUR'AN (STUDI TERHADAP PENAFSIRAN M.QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH)

AHMAD WAJIZ ZAMANY - NIM. 04531732, (2012) SYAFA'AH DALAM AL-QUR'AN (STUDI TERHADAP PENAFSIRAN M.QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Syafaah yang terdiri dari kata dasar dengan huruf syin, fa' dan 'ain yang bisa berarti doa, genap, perantara dan perlindungan adalah merupakan salah satu kata yang banyak mengundang perdebatkan di kalangan para teolog muslim sejak dahulu. Perdebatan ini berujung pada ada dan tiadanya Syafaah di hari Kiamat kelak, serta siapa saja yang berhak memberi dan memperolehnya, baik fungsi ataupun manfaatnya. Persoalan tentang Syafaah menjadi menarik untuk dicermati dan diteliti secara mendalam. Skripsi yang berjudul SYAFAAH DALAM AL-QUR'AN (Studi Terhadap Penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah) ini mencoba menangkap penafsiran M. Quraish Shihab dalam menafsirkan ayat-ayat tentang Syafaah, dan apa sebenarnya makna Syafaah itu sendiri? Serta bagaimana bentuk, metode maupun karakteristik M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah? Dalam skripsi ini penulis ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dari sudut pandang M. Quraish Shihab, salah satu mufassir kebanggaan Indonesia yang mahir dalam bahasa Arab. Dalam melakukan penelitian, penulis menggunakan penelitian yang bersifat kepustakaan murni (library research) yang didasarkan pada kitab Tafsir al-Misbah sebagai sumber data primernya dan bukubuku lain yang terkait dengan tema ini sebagai data sekunder serta kamus sebagai data penunjang. Sedangakan metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode deskriptif-analitis yaitu dengan memberi gambaran yang komprehensif mengenai penafsiran terhadap ayat-ayat Syafaah dalam Tafsir al-Misbah memilah-milah satu pengertian dengan pengertian lain sehingga di dapatkan kejelasan masalah. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Syafaah memang harus diyakini adanya, yang diberikan oleh Allah SWT melalui perantara Rasulullah SAW, para nabi umumnya, malaikat dan orang-orang yang beramal shaleh, Syafaah yang dinafikan yaitu bagi mereka orang kafir yang menolak kenabian nabi Muhammad SAW dan kaum musyrik atau kafir lainnya. Sedangkan metode yang dipakai oleh M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah adalah metode tahlili, karena dalam melakukan penafsiran M. Quraish Shihab memberikan perhatian sepenuhnya kepada semua aspek yang terkandung dalam ayat al-Qur'an yang ditafsirkannya dengan tujuan menghasilkan makna yang benar dari setiap aspek bagian ayat. Kemudian bentuk yang diambil oleh M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah adalah bentuk tafsir bi al-Ma'tsur. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. Muhammad Yusuf, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Syafa'ah, Tafsir al-Misbah, metode tahlili, M. Quraish Shihab
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 23:51
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6737

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum