ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM PEMBIAYAAN BAGI HASIL PADA BANK UMUM SYARIAH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (Studi Atas Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri)

IKIT, NIM. 10.233.585 (2012) ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM PEMBIAYAAN BAGI HASIL PADA BANK UMUM SYARIAH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (Studi Atas Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri). Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM PEMBIAYAAN BAGI HASIL PADA BANK UMUM SYARIAH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (Studi Atas Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri))
BAB I dan BAB V.pdf - Published Version

Download (799kB) | Preview
[img] Text (ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM PEMBIAYAAN BAGI HASIL PADA BANK UMUM SYARIAH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (Studi Atas Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri))
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (912kB)

Abstract

Perbankan syariah muncul sebagai reaksi adanya praktek perbankan konvensional yang bertumpu pada bunga di mana bunga yang dianggap sebagai riba ini kurang memberikan keadilan kepada masyarakat dan hanya menguntungkan pihak perbankan saja. Oleh karena itu bank syariah muncul dengan menawarkan sistem bagi hasil yang dianggap lebih adil atau dikenal dengan profit and loss sharing dan merupakan core product perbankan syariah. Akan tetapi pada perjalannya bank syariah belum mengedepankan sistem bagi hasil yang benar. Kurang diminati skim bagi hasil karena pembiayaan ini mengandung risiko tinggi dan memiliki jangka waktu yang lebih lama/panjang. Muhammad (2005) menyebutkan ada beberapa masalah dalam pembiayaan dengan skim bagi hasil yang membuat pembiayaan ini masih menempati porsi kecil dalam perbankan syariah. Penulis memilih untuk melakukan penelitian ini di bank umum syariah yaitu bank muamalat Indonesia dan bank syariah mandiri yang berada di daerah istimewa Yogyakarta guna mengetahui bagaimana peran pembiayaan dengan sistem bagi hasil di kedua bank tersebut, dan bagaimana solusi dari permasalahan-permasalahan dari sistem bagi hasil di kedua bank tersebut. Secara keseluruhan kegiatan penganalisaan ini dilakukan berdasarkan datadata dan informasi-informasi yang diperoleh di lapangan melalui wawancara (interview), penelusuran berbagai dokumentasi yang relevan serta melalui kegiatan pengamatan (observasi) langsung. Dan untuk menganalisa permasalahan - permasalahan ini penulis menggunakan metode pendekatan deskriptif comparative – eksploratif sebagai alat analisisnya. Dalam pelaksanaan sistem pembiayaan bagi hasil di bank umum syariah (BUS) dengan menggunakan akad mudharabah dan musyarakah. Dimana akad mudharabah dapat diartikan kerjasama antara bank dengan nasabah dimana modal (100%) milik perbankan, sedangkan akad musyarakah kerjasama antara dua pihak dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana. Dalam pelaksanaanya bank dan nasabah akan mendapatkan keuntungan dari usahanya. Untuk mendapatkan pembiayaan dengan skim bagi hasil di bank umum syariah, maka nasabah harus memenuhi prosedur-prosedur yang telah ditentukan oleh perbankan. Terkait dengan permasalahan-permasalahan yang ada didalam pembiayaan bagi hasil di bank umum syariah (BMI dan BSM) di DIY. Untuk mengatasi masalah moral bank umum syariah (BMI dan BSM) menerapkan incentive-compatible constraints dan attribut screening. Sedangkan untuk mengatasi masalah biaya bank umum syariah lebih mengedepankan off-site monitoring setiap bulan, sedangkan on-site monitoring dilakukan setiap tiga bulan sekali atau sesuai dengan kebijakan bank. Untuk mengatasi masalah teknis bank umum syariah (BMI dan BSM) memberikan pelatihan-pelatihan kepada pegawainya terkait dengan operasional bank syariah dan memberikan edukasi kepada nasabah terutama tentang pembuatan laporan keuangan. Untuk membuat pembiayaan bagi hasil menarik, maka bank memberikan nisbah bagi hasil yang bersaing dengan suku bunga bank konvensional. Terkait dengn masalah ineffesiensi di Bank Umum Syariah (BMI dan BSM) di DIY, menjelaskan bahwa pembiayaan bagi hasil itu lebih efisien dibandingkan dengan pembiayaan murabahah meskipun prosentasinya lebih kecil.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : DR. Muhammad, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Bank Syariah, Pembiayaan Bagi Hasil, Permasalahan Bagi Hasil.
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Hukum Islam
Depositing User / Editor: Users 5 not found.
Date Deposited: 12 Feb 2013 18:20
Last Modified: 16 Apr 2015 07:07
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6863

Actions (login required)

View Item View Item