ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE STOCHASTIC FRONTIER APPROACH (SFA)

Fakhruddin Mansyur, NIM. 10233583 (2012) ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE STOCHASTIC FRONTIER APPROACH (SFA). Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE STOCHASTIC FRONTIER APPROACH (SFA))
BAB I DAN BAB V.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE STOCHASTIC FRONTIER APPROACH (SFA))
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (465kB)

Abstract

Efisiensi Bank merupakan salah satu indikator penting untuk menganalisa performance suatu bank, pengukuran efisiensi banyak digunakan untuk menjawab kesulitan-kesulitan dalam menghitung ukuran-ukuran kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari faktorfaktor apa saja yang mempengaruhi efisiensi Bank dan membandingkan antara efisiensi Bank Umum Syariah (BUS) dengan Bank Umum Konvensional (BUK) pada tahun 2009-2011. Ketidakefisienan akan dapat menjadi hambatan dalam kompetisi yang ketat terutama antara perbankan konvensional dengan syariah. Untuk memenangkan kompetisi ini, Bank syariah harus memahami dengan jelas dan dalam kekuatan serta kelemahan yang dimilikinya maupun Bank konvensional. Efisiensi perbankan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan parametrik, dengan metode Stochastik Frontier Approuch (SFA), melalui asumsi keuntungan/laba (alternative profit efficiency), karena terjadinya pasar persaingan tidak sempurna. Adapun variabel aktiva yang terpilih adalah Penemepatan pada Bank Indonesia (PBI), Penempatan pada Bank Lain (PBL), dan Pembiayaan yang Diberikan (PD). Sedangkan variabel pasiva yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Modal Disetor (MD). Metode penelitian menggunakan sampel sebanyak 3 BUS dan 3 BUK, terdiri dari Bank Muamalat, Bank Mandiri Syariah, Bank Syariah Mega Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Tabungan Negara. Data yang digunakan adalah laporan keuangan masing-masing Bank yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia periode bulanan, sejak Juni 2009 (setelah krisis ekonomi Indonesia) sampai September 2011 (data terbaru/akhir). Untuk melakukan pengolahan data, penulis menggunakan software pemrograman Eviews 5,1. Adapun hasil dari penelitian ini, menunjukkan PD berpengaruh signifikan positif terhadap efisiensi BUS dan BUK di Indonesia. Sedangkan PBI, PBL, DPK, MD berpengaruh signifikan negatif terhadap efisiensi BUS dan BUK di Indonesia. Berdasarkan uji beda Independent Sample T-Test, nilai probabilitas 0.9945 > 0.1 = rata-rata sama, maka tidak terjadi perbedaan efisiensi BUS dan BUK. Adapun rata-rata kelompok BUS memiliki efisiensi laba dengan rata-rata sebesar 94.3430%. Sedangkan untuk kelompok BUK memiliki efisiensi laba dengan rata-rata sebesar 94.3517%. Dapat diartikan bahwa nilai rata-rata efisiensi laba BUK di Indonesia sedikit lebih tinggi (baik) dari efisiensi laba BUS di Indonesia. Untuk mendapatkan laba yang maksimal, BUS dan BUK di Indonesia seharusnya lebih meningkatkan pembiayaan yang diberikan (PD) dan penempatan pada Bank Indonesia (PBI) karena kedua variabel ini berpengaruh besar terhadap efisiensi yang diperoleh BUS dan BUK selama ini.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Zaenal Arifin, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Efisiensi, SFA, Bank Umum Syariah (BUS), Bank Umum Konvensional (BUK).
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Hukum Islam
Depositing User / Editor: Users 5 not found.
Date Deposited: 13 Feb 2013 01:24
Last Modified: 16 Apr 2015 14:06
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6864

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum