ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA MORAL HAZARD NASABAH PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Studi Penelitian di STRATEGI BPRS PERMODALAN NASIONAL MADANI (PNM) PATUH BERAMAL MATARAM DALAM PEMBIAYAAN USAHA MIKRO (UM)

GATOT SUHIRMAN, NIM. 08.233.453 (2010) ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA MORAL HAZARD NASABAH PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Studi Penelitian di STRATEGI BPRS PERMODALAN NASIONAL MADANI (PNM) PATUH BERAMAL MATARAM DALAM PEMBIAYAAN USAHA MIKRO (UM). Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA MORAL HAZARD NASABAH PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Studi Penelitian di STRATEGI BPRS PERMODALAN NASIONAL MADANI (PNM) PATUH BERAMAL MATARAM DALAM PEMBIAYAAN USAHA MIKRO (UM))
BAB I & V.pdf - Published Version

Download (967kB) | Preview
[img] Text (ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA MORAL HAZARD NASABAH PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Studi Penelitian di STRATEGI BPRS PERMODALAN NASIONAL MADANI (PNM) PATUH BERAMAL MATARAM DALAM PEMBIAYAAN USAHA MIKRO (UM))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (536kB)

Abstract

Tesis ini mengkaji tentang strategi BPRS Permodalan Nasional Madani (PNM) Patuh Beramal Mataram dalam Pembiayaan Usaha Mikro (UM). Alasan memilih topik ini karena, bagi bank (syari’ah), UM merupakan peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, realita UM yang merupakan mayoritas pelaku usaha adalah pangsa pasar yang amat potensial dan demikian menjanjikan bagi bank syari’ah dalam rangka meraih keuntungan. Akan tetapi, di sisi lain, bank syari’ah dihadapkan pada kondisi yang tak mudah untuk bisa memberikan pembiayaan kepada UM karena dianggap berisiko tinggi disebabkan segala kekurangan dan keterbatasannya sehingga tak memenuhi kualifikasi untuk dibiayai (unbankable). Dengan demikian, permasalahan akademik yang diangkat dalam tesis ini antara lain: 1) bagaimana strategi pembiayaan yang dilakukan BPRS PNM Patuh Beramal Mataram dalam memberikan pembiayaan kepada sektor Usaha Mikro (UM)?, dan 2) bagaimana pola pengembangan Usaha Mikro (UM) yang dilakukan oleh BPRS PNM Patuh Beramal Mataram dalam rangka memberdayakan mereka? Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research) yang mengambil lokasi di BPRS PNM Patuh Beramal, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sifat penelitian adalah deskriptik-analitik, serta pendekatan yang dipakai adalah pendekatan normatif-evaluatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara interview atau wawancara, observasi atau pengamatan dan dokumentasi. Sedangkan teori yang dipakai untuk membedah pokok permasalahan yang ada adalah teori analisis pembiayaan dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, BPRS PNM Patuh Beramal Mataram, NTB., melakukan strategi yang unik dalam memberikan pelayanan pembiayaan kepada nasabah dari sektor UM. Setiap nasabah harus bankable memang merupakan syarat mutlak sebelum memperoleh pembiayaan dari BPRS PNM Patuh Beramal Mataram, karenanya analisis pembiayaan yang ketat tetap dilakukan oleh BPRS PNM Patuh Beramal Mataram sebagai bentuk kehati-hatian sebelum memberikan pembiayaan kepada mereka. Namun demikian, ada dua jenis nasabah UM yang memperoleh pembiayaan permodalan dari BPRS PNM Patuh Beramal Mataram: 1) bankable normalformal, dan 2) bankable setelah mendapatkan pembinaan dari PT. PNM yang menjadi mitra BPRS PNM Patuh Beramal Mataram. Bagi nasabah yang termasuk bankable normal-formal akan langsung diterima sebagai nasabah yang layak untuk menerima pembiayaan. Sedangkan, untuk nasabah (UM) yang pada awalnya dianggap tidak layak (unbankable), tidak serta merta langsung ditolak secara mentah-mentah, tapi BPRS PNM Patuh Beramal Mataram akan memintakan bantuan mitranya yakni PT. PNM untuk membina mereka terlebih dahulu sehingga bisa bankable dan pada akhirnya dapat akses dan menjadi nasabah BPR Syari’ah PNM Patuh Beramal Mataram untuk memperoleh pembiayaan permodalan. Kedua, Pola pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro (UM) dengan memberikan pembiayaan oleh BPRS PNM Patuh Beramal Mataram hampir secara keseluruhan dilakukan dengan prinsip jual-beli mura>bahah. Hal ini terlihat pada beberapa produk pembiayaan yang diberikan kepada mereka, meski dengan nama produk yang berbeda-beda, yakni Produk Pembiayaan Mura>bah}ah, Pembiayaan Usaha/Pembiayaan Modal Kerja Syari’ah dan Pembiayaan Syari’ah pro Mikro, namun semuanya tetap dengan menggunakan akad mura>bah} Sementara itu, pembiayaan dengan prinsip bagi-hasil yakni: mud}a>rabah, musya>rakah, dan pembiayaan dengan prinsip jual-beli, dengan skema bai‘ as-Salam, bai‘ al-Istis}na, sampai dengan tahun 2010 belum pernah direalisasikan. Demikian juga halnya untuk transaksi dengan skim ijar> ah juga belum bisa diaplikasikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Prof. Dr. H. Abd. Salam Arief, M.A.
Uncontrolled Keywords: moral hazard, nasabah, pembiayaan mudharabah
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Hukum Islam
Depositing User / Editor: Users 5 not found.
Date Deposited: 13 Feb 2013 02:09
Last Modified: 16 Apr 2015 10:25
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6872

Actions (login required)

View Item View Item