PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM

Syamsul Kurniawan, NIM. 07.221.699 (2009) PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM. Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img] Text (PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM)
BAB I, VI, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2406Kb)
[img] Text (PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM)
BAB II, III, IV, V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (726Kb)

Abstract

Soekarno memang lebih dikenal bukan sebagai pakar pendidikan, melainkan sebagai tokoh politik dan pemimpin bangsa ini. Namun demikian itu bukan berarti Soekarno tidak memiliki konsep pendidikan. Berdasarkan penelusuran data kepustakaan yang penulis lakukan, penulis menjumpai sejumlah gagasan atau pemikiran Soekarno yang bersentuhan dengan bidang pendidikan dan gagasan tersebut bersumber dari pandangan Soekarno tentang Islam. Dalam sejumlah tulisannya, Soekarno banyak menyebut dan mengidentifikasi berbagai problem yang dihadapi oleh dunia Islam, terutama yang berkaitan dengan persoalan kebudayaan, intelektualitas yang rendah dan berbagai fenomena politik di belahan dunia Islam. Tapi Soekarno selalu yakin, bahwa jika umat Islam mau menjadi modern dan melakukan pembaruan, maka Islam bukan lagi agama dalam pengertian ritual belaka, tapi Islam akan menjelma menjadi kekuatan transformasi dan perubahan. Pendidikan menurut Soekarno menjadi prioritas utama untuk dilaksanakan karena pada kenyataannya merupakan faktor penentu bagi perkembangan umat. Islam, yang diyakini sebagai agama paling sempurna, menempatkan pendidikan sebagai aspek sangat penting yang mewajibkan umatnya. Tidak ada jalan lain untuk memperbaiki keterpurukan umat Islam selain menyusun sistim pendidikan yang berakar pada nilai-nilai, prinsip-prinsip dan tujuan-tujuan Islam. Adapun pemikiran Soekarno tentang modernisasi dan visinya bagi pendidikan Islam berkaitan dengan: sasaran dan tujuan pendidikan Islam, membaca sebagai dasar memperoleh ilmu pengetahuan, fungsi akal (logika) dalam pendidikan Islam, wacana kebebasan intelektual dalam pendidikan Islam, dan demokratisasi pendidikan. Pemikiran Soekarno tentang modernisasi dan visinya bagi pendidikan Islam memang selalu berorientasi pada kemajuan. ”Islam is Progress” adalah kata kunci yang menjadi latar belakang dan sekaligus kekuatan pemikiran yang ditampilkan oleh Soekarno. Dalam uraian terdahulu, maka nampak jelas bahwa gagasan yang dikemukakan Soekarno tersebut cukup relevan dengan persoalan pendidikan Islam kontemporer, misalnya: pendidikan perempuan, pendidikan Islam dan integrasi ilmu, dan profesionalisme guru. Dengan demikian, dapat penulis katakan, bahwa pemikiran Soekarno tentang pendidikan, yang kurang lebih ia bicarakan 50 tahun yang lalu itu, saat ini tidak ada satupun yang bertentangan dengan semangat zaman. Hal ini menunjukkan bahwa apa yang disampaikan Soekarno itu memang memiliki pandangan yang jauh ke depan, dan hal ini tentu hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang memang memiliki cara berpikir yang sudah matang.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing : Prof. Dr. Abdurrahman Assegaf, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: pemikiran soekarno, modernisasi, pendidikan islam
Subjects: Pendidikan Agama Islam
Divisions: Program Pascasarjana > Thesis > Pendidikan Islam
Depositing User: Taufiq Kurniawan SIP.
Date Deposited: 13 Feb 2013 15:23
Last Modified: 13 Feb 2013 15:23
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6931

Actions (login required)

View Item View Item