ETOS KEILMUAN ISLAM PADA MASA KLASIK (Studi Analisis Materi Ajar SKI di MTs)

Ahmad Rofiq, NIM. 09.226.073 (2011) ETOS KEILMUAN ISLAM PADA MASA KLASIK (Studi Analisis Materi Ajar SKI di MTs). Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (ETOS KEILMUAN ISLAM PADA MASA KLASIK (Studi Analisis Materi Ajar SKI di MTs))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (ETOS KEILMUAN ISLAM PADA MASA KLASIK (Studi Analisis Materi Ajar SKI di MTs))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (448kB)

Abstract

Rentang sejarah umat Islam yang cukup lama pada masa klasik, meski dikotori oleh serangkaian kekerasan, sebenarnya meninggalkan jejak intelektual yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi Muslim masa kini dalam membangun kemajuan peradaban pada masa kini dan masa mendatang. Jejak-jejak intelektual tersebut antara lain adalah nilai-nilai rasionalitas dan etos keilmuan yang melandasi capaian gemilang peradaban Islam pada masa klasik. Materi ajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MTs di sisi lain, merupakan salah satu komponen pendidikan yang memiliki peranan strategis dalam memberikan pencerahan, transfer pengetahuan (transfer of knowledge), dan pendidikan nilai (value education) terhadap siswa MTs mengenai sisi lain sejarah peradaban Islam yang lebih menekankan pada proses perkembangan dalam bidang intelektual pada masa klasik tersebut. Karena itu, etos keilmuan Islam pada masa klasik yang terdapat dalam materi ajar SKI MTs menjadi penting untuk diteliti dengan seksama. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menelaah aspek apa saja yang tercakup dalam konten materi ajar SKI di MTs, perkembangan keilmuan Islam pada masa klasik dalam materi ajar SKI MTs dan faktor-faktor yang mendorong umat Islam mengembangkan tradisi keilmuan pada masa klasik dalam materi ajar SKI MTs tersebut. Hal-hal tersebut di atas diungkap dengan metode analisis isi (content analysis) dan teknik dokumentasi dalam pengumpulan data. Data-data tertulis berupa sejumlah buku yang memuat bahan ajar SKI untuk semua kelas pada tingkat MTs tahun 2010/2011 dan buku-buku lain yang relevan dijadikan sebagai sumber primer, dan keterangan serta informasi dari hasil-hasil penelitian yang dilakukan orang lain dan berkorelasi dengan fokus penelitian ini dijadikan sebagai sumber sekunder, untuk kemudian dianalisis dengan pendekatan ilmu sejarah dan pendekatan ilmu pendidikan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: pertama, konten Materi Ajar SKI MTs adalah segenap informasi mengenai SKI yang terkandung dalam buku-buku mata pelajaran SKI yang digunakan di MTs. Tujuan dasarnya adalah mengupayakan peserta didik agar dapat memahami, dan menghayati sejarah kebudayaan Islam yang mengandung nilai-nilai kearifan dan dapat digunakan untuk melatih kecerdasan, membentuk sikap, watak, dan segenap kepribadian peserta didik, hingga terbentuknya pribadi-pribadi insan kamil. Adapun pokok pembahasannya antara lain: memahami sejarah Nabi Muhammad saw periode Makkah dan periode Madinah, memahami peradaban Islam pada masa Khulafa Al-Rasyidin, masa Dinasti Umayyah, dan masa Dinasti Abbasiyah. Kedua, keutuhan al-Quran merupakan warisan intelektual Islam yang terpenting, dan merupakan salah satu contoh yang menggambarkan perkembangan tradisi intelektual pada zaman Nabi Muhammad saw dan Khulafaur-Rasyidin, serta mengindikasikan cara berpikir yang kreatif dan inovatif. Perkembangan tradisi intelektual Islam pada masa dinasti Umayyah ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, bahasa, seni, budaya, kegiatan penerjemahan, dan didirikannya Marbad. Pada masa dinasti Abbasiyah, perkembangan tradisi intelektual Islam diawali dengan upaya penerjemahan karya-karya ilmiah yang berasal dari Yunani, Persia, Romawi, India, dan Syria, ke dalam bahasa Arab. Perkembangan tradisi intelektual Islam pada masa dinasti Abbasiyah mencapai masa keemasannya dengan dibentuknya Dewan Penerjemah Bahasa, Khiza>nat al H}ikam, Bayt al H}ikam dan Majli>s Muna>z}arah. Ketiga, faktor internal pendorong capaian kemajuan tradisi keilmuan Islam adalah: (1) ajaran Islam memberi landasan teologis untuk menjunjung tinggi, bersikap terbuka dan mengambil khazanah ilmu pengetahuan yang ditemukan – terutama di wilayah-wilayah bekas kekuasaan Yunani, Romawi, dan Persia. (2) dukungan para khalifah dengan mendirikan pusat-pusat kegiatan keilmuan menjadi pemicu dan pemacu bermunculannya para pemikir dan para ilmuwan Muslim dalam berbagai disiplin keilmuan. Adapun faktor eksternal pendorong capaian kemajuan tradisi keilmuan Islam adalah: (1) luasnya wilayah kekuasaan Islam disertai beraneka ragamnya bangsa dan budaya bangsa di wilayah-wilayah taklukan menjadi tantangan bagi para ulama untuk menghadirkan ajaran Islam yang s}o>lih}un likulli al-zama>n wa al-maka>n dengan melakukan kegiatan penafsiran terhadap al-Quran dan Hadis. (2) kondisi wilayah-wilayah taklukkan kekuasaan Islam yang telah lebih dulu mencapai kemajuan peradaban, memungkinkan dan mendorong terjadinya proses kreatif kaum muslimin dalam menyerap khazanah peradaban tersebut.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Hj. Siti Maryam, M.A.
Uncontrolled Keywords: etos keilmuan, islam, masa klasik
Subjects: Pendidikan Agama Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Pendidikan Islam
Depositing User / Editor: Users 5 not found.
Date Deposited: 13 Feb 2013 16:22
Last Modified: 24 Apr 2015 08:27
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6942

Actions (login required)

View Item View Item