KONSEP JIWA DALAM AL-QUR’AN ( SOLUSI QUR’ANI UNTUK PENCIPTAAN KESEHATAN JIWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM )

H. M. Aji Nugroho, Lc., NIM. 09.226.017 (2011) KONSEP JIWA DALAM AL-QUR’AN ( SOLUSI QUR’ANI UNTUK PENCIPTAAN KESEHATAN JIWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM ). Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (KONSEP JIWA DALAM AL-QUR’AN ( SOLUSI QUR’ANI UNTUK PENCIPTAAN KESEHATAN JIWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM ))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (KONSEP JIWA DALAM AL-QUR’AN ( SOLUSI QUR’ANI UNTUK PENCIPTAAN KESEHATAN JIWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM ))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Kehidupan di era modern ini telah menghancurkan tatanan kejiwaan manusia, karena hidup manusia modern telah banyak dilanda oleh kecemasan-kecemasan dan ketegangan-ketegangan jiwa. Akibat logis dari realitas pola hidup tersebut, tidak sedikit manusia mengalami split personality, yang berdampak semakin sulitnya manusia memperoleh ketenangan dan kebahagiaan hidup. Pemenuhan kebutuhan manusia yang bersifat materialistik belum tentu dapat menjamin seseorang untuk memperoleh ketenangan dan kebahagiaan. Oleh karenanya, terapi kejiwaan lebih penting dibandingkan pemenuhan materi dalam mengantisipasi problem manusia, sebab kesucian jiwa akan dapat menyebabkan kejernihan diri lahir dan batin, yang merupakan bagian dari problem psikologis, yang mana obyek kajiannya adalah jiwa. Sebagai penggerak tingkah laku, jiwa memiliki peranan penting dalam kegiatan manusia, yaitu; mewarnai corak tingkah laku manusia dan menentukan makna atau nilai dari perbuatan yang dilakukan orang dalam hidupnya. Oleh karena itu, mengenal jiwa dengan beberapa substansinya secara mendalam merupakan modal untuk mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Hal itu, merupakan tujuan dari kesehatan jiwa. Diskursus tentang kesehatan jiwa, merupakan bagian dari psikologi. Sehingga konstruk teorinya secara otomatis menjadi dasar bagi konstruk teori kesehatan jiwa. Tesis yang ditulis dengan judul Konsep Jiwa dalam Al-Qur’an; Solusi Qur’ani untuk Penciptaan Kesehatan Jiwa dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam, merupakan tambahan pada khasanah psikologi sekaligus pendidikan Islam, tesis ini berupaya membangun sebuah konsep kesehatan jiwa berdasarkan pemahaman terhadap ayat-ayat al-Qur’an yang membicarakan jiwa manusia. Konsep al-Qur’an tentang kejiwaan manusia, dibangun berdasarkan metode tafsir tematik terhadap istilah kunci al-Qur’an dalam menjelaskan kejiwaan manusia. Konsep tersebut, selanjutnya dianalisis dengan metode analisis pemaknaan untuk menemukan elemen-elemen psikis atau kejiwaan. Mode of thought (kerangka pikir) yang mendasari konstruk teori kesehatan jiwa adalah visi filososif Islam tentang manusia, yaitu: 1) manusia memiliki bentuk fisikbiologis yang sempurna, 2) manusia memiliki fitrah religius, 3) manusia sebagai khalifah Allah dan Abdullah, dan 4) manusia sebagai makhluk multidimensional yang secara psikologis memiliki al-Qalb, al-Aql, al-Nafs dan al-Ruh. Atas dasar itu, maka dalam prespektif kesehatan jiwa, jiwa sehat diformulasikan dengan; 1) terwujudnya keseimbangan (equilibrium) antara kebutuhan fisik-biologis dengan mental-religious, 2) terhindarnya individu dari symptom hati dan nafs, serta 3) terciptanya ketenangan jiwa dan kebahagiaan hidup. Ketiga kriteria ideal tersebut akan dapat terwujud manakala alaql dan al-qalb dapat diarahkan pada dimensi ruhaniyyah (mencapai sifat-sifat ilahiyyah / nafs al-mut}mainnah) dengan al-akhlaq al-mah}mu>dah (moralitas terpuji) sebagai indikatornya, serta menghindarkan diri dari belenggu al-nafs yang secara naluriah memiliki tendensi pada dorongan agresif dan destruktif, dengan al-akhlaq al-maz\mu>mah (moralitas tercela) sebagai indikatornya. Secara operasional kesehatan jiwa dalam al- Qur’an tersebut, sebagai realisasi dari kesanggupan mengoptimalkan potensi dan urgensi qalb dan ‘aql dalam mengendalikan diri (nafs) kejiwaan manusia. Implikasinya dalam pendidikan Islam baik input maupun output dapat terjamin kualitas dan kuantitasnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Alim Roswantoro, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: konsep jiwa, al-qur'an
Subjects: Pendidikan Agama Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Pendidikan Islam
Depositing User / Editor: Users 5 not found.
Date Deposited: 13 Feb 2013 23:56
Last Modified: 24 Apr 2015 15:36
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6952

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum