RESPON SARJANA MUSLIM INDONESIA TERHADAP PENAFSIRAN KELOMPOK TERORIS TENTANG AYAT-AYAT JIHAD Studi atas Pandangan Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

ERWIN NOTANUBUN, S.Th.I , NIM. 07213513 (2011) RESPON SARJANA MUSLIM INDONESIA TERHADAP PENAFSIRAN KELOMPOK TERORIS TENTANG AYAT-AYAT JIHAD Studi atas Pandangan Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (RESPON SARJANA MUSLIM INDONESIA TERHADAP PENAFSIRAN KELOMPOK TERORIS TENTANG AYAT-AYAT JIHAD Studi atas Pandangan Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
BAB I,V.pdf - Published Version

Download (920kB) | Preview
[img] Text (RESPON SARJANA MUSLIM INDONESIA TERHADAP PENAFSIRAN KELOMPOK TERORIS TENTANG AYAT-AYAT JIHAD Studi atas Pandangan Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (920kB)

Abstract

Ibarat tanaman, terorisme di Indonesia telah menjelma sebagai tanaman yang tumbuh subur. Patah tumbuh, hilang berganti. Setelah Dr. Azhari tertembak mati, masih ada Noordin M.Top Setelah Noordin M. Top tewas dalam baku tembak di Solo, kini masih ada “pengantin-pengantin” (calon pelaku pengebom bunuh diri) lain yang masih menghirup udara bebas. Tidak ada jaminan langkah mereka terhenti. Sebab itu, semua pihak menghimbau agar pemerintah dan masyarakat tidak lengah dengan tumbuh-suburnya terorisme. Terorisme bukan persoalan pelaku. Terorisme lebih terkait pada keyakinan teologis. Artinya, pelakunya bisa ditangkap, bahkan dibunuh, tetapi keyakinannya tidak mudah untuk ditaklukan. Sejarah membuktikan, usia keyakinan tersebut sumur usia agama itu sendiri. Pada zaman Nabi (Muhammad SAW) ada kelompok-kelompok yang taat beribadah, tetapi gemar melaksanakan aksi kekerasan, seperti yang dilakukan khawarij. Kini, di zaman modern ini, muncul Wahabisme yang juga menawarkan ketaatan agama di satu sisi dan kekerasan di sisi lain. Memang tidak bisa disalahkan jika kata terorisme dikaitkan dengan persoalan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), karena akibat terorisme, banyak kepentingan umat manusia yang dikorbankan, rakyat yang tidak bersalah dijadikan ongkos kebiadaban, dan kedamaian hidup antar umat manusia jelasjelas dipetaruhkan. Namun demikian, ada komunitas sosial-keagamaan yang mengenalkan bentuk implementasi keagamaan sebagai bagian dari srategi perjuangan. Strategi perjuangan ini dipopulerkan dalam kategori “jihad”. Meskipun begitu, bukan berarti terorisme tidak termasuk kejahatan, khususnya jika dikaitkan dengan persoalan dampaknya secara makro. Meskipun dengan menggunakan kategori “jihad”, tetapi jika manusia yang tidak berdosa menjadi korban dan kepentingan publik menjadi rusak berantakan serta Negara dilanda disharmonisasi nasional, maka kategori “jihad” itu patut dipertanyakan. Kontroversi kian menajam saat kelompok orang yang mengatasnamakan Islam memutuskan untuk mengambil jalan pintas dengan menebarkan terror dan ancaman 'bom bunuh diri' jika negeri ini masih menjadi kaki tangan Asing dalam menyebarluaskan kemaksiatan untuk menghancurkan Islam. Jihad fisabilillah, yang sebenarnya mengandung ajakan suci untuk menegakkan sesuatu yang ma'ruf dan menolak yang munkar (amar ma'ruf wa nahyi 'anil munkar), belakangan distigmakan sebagai 'bahasa teror' yang menakutkan. Hal ini menjadi kontraproduktif dengan Islam yang selalu mendeklarasikan diri sebagai Rahmatan lil 'Alamiin. Pendek kata, syari'at itu kini dihadapkan pada dua tampilan yang seolah bertolak belakang. Di satu pihak, kata jihad menjadi 'spirit perjuangan' yang siapapun melakukannya akan beroleh kemuliaan disisi Tuhan (dunia dan akhirat). Namun, di pihak lain, istilah ini dianggap sebagai ancaman, sekaligus 'tanda bencana' bagi mereka yang kebetulan non-muslim.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Dr. Phil. sahiron Syamsuddin, M.A
Uncontrolled Keywords: RESPON SARJANA MUSLIM INDONESIA TERHADAP PENAFSIRAN KELOMPOK TERORIS, AYAT-AYAT, JIHAD, Studi, Pandangan, Dosen, UIN, Sunan Kalijaga, Yogyakarta
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Agama dan Filsafat
Depositing User / Editor: S.kom Fatchul Hijrih
Date Deposited: 14 Feb 2013 15:24
Last Modified: 15 Apr 2015 07:28
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/7025

Actions (login required)

View Item View Item