TAREKAT QADIRIYAH KHALWATIYAH DI DESA BAGU KECAMATAN PRINGGARATA KABUPATEN LOMBOK TENGAH ( KAJIAN HISTORIS SOSIOLOGIS )

Downloads

Downloads per month over past year

Retno Sirnopati , NIM. 09212626 (2011) TAREKAT QADIRIYAH KHALWATIYAH DI DESA BAGU KECAMATAN PRINGGARATA KABUPATEN LOMBOK TENGAH ( KAJIAN HISTORIS SOSIOLOGIS ). Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img] Text (TAREKAT QADIRIYAH KHALWATIYAH DI DESA BAGU KECAMATAN PRINGGARATA KABUPATEN LOMBOK TENGAH ( KAJIAN HISTORIS SOSIOLOGIS ))
BAB I, V.pdf - Published Version

Download (1986Kb)
[img] Text (TAREKAT QADIRIYAH KHALWATIYAH DI DESA BAGU KECAMATAN PRINGGARATA KABUPATEN LOMBOK TENGAH ( KAJIAN HISTORIS SOSIOLOGIS ))
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (750Kb)

Abstract

Tradisi sufisme tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan masyarakat muslim, baik dikalangan masyarakat perkotaan (Urban sufism) maupun masyarakat pedesaan. Urban sufism telah menjadi fenomenal ketika dijajakan oleh beberapa tokoh yang oleh media dianggap sebagai tokoh religius. Fenomenalnya tradisi sufi di perkotaan tidak melunturkan tradisi sufi yang berkembang di masyarakat pedesaan. Berkembang dan eksisnya tradisi sufi di kalangan masyarakat pedesaan tidak terlepas dari istiqomahnya pembinaan yang dilakukan oleh tokoh agama setempat, tradisi sufi tersebut dilakukan dengan cara tertentu dan memiliki binaan yang terorganisir yaitu tarekat. Demikian pula dengan tarekat yang berkembang dan eksis di daerah Lombok, khususnya Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah terdapat tarekat yang dibina oleh tokoh kharismatik yaitu Tuan Guru Haji Muhammad Turmudzi Badaruddin. Tarekat yang dibina adalah Tarekat Qadiriyah Khalwatiyah yang tidak seperti Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah telah banyak diteliti karena banyaknya tokoh lokal dan peran tarekat tersebut dalam pengembangan Islam Lombok. Oleh karena itu penelitian ini akan mengkaji sejarah serta pengaruh ajaran Tarekat Qadiriyah Khalwatiyah bagi perilaku keagamaan masyarakat Bagu Lombok Tengah. Adapun metode yang digunakan dalam menjawab rumusan masalah tersebut dengan menggunakan metode kualitatif yaitu penelitian yang memiliki karakteristik data dinyatakan dalam keadaan sewajarnya atau sebagaimana adanya (natural setting). Penelitian ini bersifat deskriptif-analitik dengan menggunakan pendekatan historis-sosilogis. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode dan pendekatan di atas, penulis mendapat gambaran bahwa jaringan awal Tarekat Qadiriyah Khalwatiyah Bagu yang dikembangkan oleh TGH. Muhammad Turmudzi Badaruddin adalah dua aliran tarekat dengan silsilah yang berbeda, sedangkan corak paling pokok tarekat ini istiqomah dalam berzikir ditempat khalwat sesuai dengan ijazah yang diterima dari guru tarekat sebelumnya. Adapun pengaruh ajaran Tarekat Qadiriyah Khalwatiyah bagi masyarakat Bagu dapat dilihat dari beberapa indikator yaitu: pertama, adanya pengajian rutin khusus bagi pengikut tarekat. Kedua, terpeliharanya silaturrahmi antar jam’ah pengajian baik antara sesama jama’ah tarekat mapupun antara mursyid dan jama’ah itu sendiri. Ketiga, terpeliharanya hubungan emosional dikalangan masyarakat hal ini terlihat dari kegiatan perayaan haul yang mengakomodasi seluruh lapisan masyarakat sehingga melahirkan ikatan emosional yang lebih kuat.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: Dr. H. Syaifan Nur
Uncontrolled Keywords: TAREKAT, QADIRIYAH KHALWATIYAH, BAGU, KECAMATAN, PRINGGARATA, KABUPATEN, LOMBOK TENGAH
Subjects: Aqidah Filsafat
Divisions: Program Pascasarjana > Thesis > Agama dan Filsafat
Depositing User: S.kom Fatchul Hijrih
Date Deposited: 14 Feb 2013 15:33
Last Modified: 14 Feb 2013 15:33
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/7027

Actions (login required)

View Item View Item