PERBANDINGAN METODE CHI-SQUARE AUTOMATIC INTERACTION DETECTION (CHAID) DAN CLASSIFICATION AND REGRESSION TREE (CART) DALAM MENENTUKAN KLASIFIKASI ALUMNI UIN SUNAN KALIJAGA BERDASARKAN MASA STUDI

NURIYAH , NIM. 07610041 (2013) PERBANDINGAN METODE CHI-SQUARE AUTOMATIC INTERACTION DETECTION (CHAID) DAN CLASSIFICATION AND REGRESSION TREE (CART) DALAM MENENTUKAN KLASIFIKASI ALUMNI UIN SUNAN KALIJAGA BERDASARKAN MASA STUDI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (PERBANDINGAN METODE CHI-SQUARE AUTOMATIC INTERACTION DETECTION (CHAID) DAN CLASSIFICATION AND REGRESSION TREE (CART) DALAM MENENTUKAN KLASIFIKASI ALUMNI UIN SUNAN KALIJAGA BERDASARKAN MASA STUDI )
BAB I, VI, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PERBANDINGAN METODE CHI-SQUARE AUTOMATIC INTERACTION DETECTION (CHAID) DAN CLASSIFICATION AND REGRESSION TREE (CART) DALAM MENENTUKAN KLASIFIKASI ALUMNI UIN SUNAN KALIJAGA BERDASARKAN MASA STUDI )
BAB II, III, IV, V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Metode klasifikasi yang sering digunakan adalah metode klasifikasi berstruktur pohon, diantaranya yaitu CART (Classification and Regression Tree) dan CHAID (Chi-square Automatic Interaction Detection). Kedua metode ini memiliki perbedaan dalam pembentukan pohon klasifikasi. CART memilih pemisah terbaiknya berdasarkan tingkat kehomogenan yang maksimum. Sedangkan CHAID menggunakan uji Chi-Square untuk menentukan pemisah terbaik pada setiap langkahnya. Penyusunan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan prosedur klasifikasi dengan metode CHAID dan metode CART. Metode CHAID dan CART diterapkan pada kasus klasifikasi alumni UIN Sunan Kalijaga berdasarkan masa studinya. Data yang digunakan dalam penelitian adalah alumni yang diwisuda pada periode I dan II TA 2011/2012. Variabel dependennya adalah masa studi. Sedang variabel independen yang digunakan adalah: jenis kelamin, asal daerah, jenis sekolah, IPK, nilai TOEC, nilai IKLA, dan nilai ICT. Metode CHAID menghasilkan 5 segmen dimana ada 3 variabel independen yang signifikan terhadap model, yaitu: IPK, ICT, dan asal daerah. Metode CHAID menyebutkan segmen yang memiliki ketepatan waktu masa studi terbesar adalah segmen dimana yang alumninya memiliki IPK antara 3,00 IPK 3,50 dan berasal dari luar DIY. Sedangkan CART menghasilkan 6 segmen dimana ada 7 variabel independen yang signifikan terhadap model, yaitu: IPK, IKLA, ICT, jenis kelamin, TOEC, dan asal daerah. Metode CART menyebutkan segmen yang memiliki ketepatan waktu masa studi terbesar adalah alumni yang memiliki IPK antara 3,00 IPK 3,50. Perbedaan dalam klasifikasi dengan metode CHAID dengan metode CART tidak jauh berbeda. Hal ini tidak terlihat pada ketepatan hasil klasifikasi. Ketepatan hasil CHAID 63,3%, sedangkan CART ketepatan hasil klasifikasinya 66,6%. Kata kunci: CHAID (Chi-square Automatic Interaction Detection), CART (Classification and Regression Tree), klasifikasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Matematika
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Matematika (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum, S.Kom ------- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 22 Apr 2013 09:15
Last Modified: 14 Jan 2016 03:55
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/7301

Actions (login required)

View Item View Item