KEKUASAAN UMAT ISLAM DI SISILIA (827 M-1091 M)

LAELI AZIZAH , NIM. 09120088 (2013) KEKUASAAN UMAT ISLAM DI SISILIA (827 M-1091 M). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (KEKUASAAN UMAT ISLAM DI SISILIA (827 M-1091 M))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (KEKUASAAN UMAT ISLAM DI SISILIA (827 M-1091 M))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (265kB)

Abstract

Sisilia di Bawah Kekuasaan Dinasti Islam (827 M-1091 M) Salah satu wilayah Eropa yang berhasil ditaklukkan oleh umat Islam adalah Sisilia. Sisilia merupakan wilayah kepulauan terbesar di Laut Tengah yang dekat dengan Italia. Sebelum dikuasai oleh umat Islam Sisilia pernah dikuasai oleh beberapa kerajaan besar seperti Yunani, Kekaisaran Romawi, dan Kekiasaran Bizantium. Sisilia menjadi salah satu kota penting bagi umat Islam karena Sisilia merupakan pintu gerbang ke dua, setelah Andalusia, untuk menaklukkan wilayah Eropa lainnya. Penelitian ini lebih memfokuskan pada kondisi Sisilia di bawah kekuasaan umat Islam. Permasalahan yang akan dicari jawabannya adalah bagaimana kondisi Sisilia sebelum dikuasai oleh umat Islam? Bagaimana proses penaklukan umat Islam terhadap Sisilia dan bagaimana perkembangan kekuasaan umat Islam selanjutnya? Apa saja hasil kebudayaan umat Islam di Sisilia dan sumbangan apa yang diberikan umat Islam terhadap Sisilia? Rumusan masalah tersebut dipecahkan dengan menggunakan metode penelitian sejarah yang bersifat deskriptif analisis. Metode yang dilakukan oleh penulis yaitu metode heuristik dengan mengunjungi beberapa perpustakaan dan penelusuran internet untuk mencari sumber-sumber yang terkait. Langkah kedua yaitu verifikasi data sebagai upaya untuk mendapatkan sumber data yang valid, otentik, dan kredibel. Langkah ketiga yaitu interpretasi terhadap sumber data yang diperoleh. Langkah terakhir adalah historiografi yang sesuai dengan pendekatan dan teori yang digunakan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan politik dengan pertimbangan bahwa suatu kekuasaan tentu saja memiliki motif politik untuk menguasai dan mempengaruhi serta tidak bisa dilepaskan dari interaksi sosial. Penaklukan terhadap Sisilia terjadi pada tahun 827 M ketika pemimpin ketiga Dinasti Aghlabiyah, Ziyadatullah I, mengirim armada untuk menyerang pasukan Bizantium di bawah komando Asad bin Furrat. Sebelum penaklukan tersebut, telah ada penaklukan secara kecil-kecilan yang dilakukan oleh orang-orang Arab, suku Berber, dan umat Islam di Afrika Utara. Umat Islam berkuasa di Sisilia selama dua setengah abad lebih dan mengalami tiga kali pergantian dinasti yang berkuasa yaitu Dinasti Aghlabiyah sebagai penakluk awal, Dinasti Fatimiyah, dan Dinasti Kalbiyah. Selama dua setengah abad lebih tersebut umat Islam banyak memberikan pengaruh terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan di Sisilia, bahkan pengaruh tersebut tetap ada sampai masa berakhirnya kekuasaan umat Islam. Kata kunci: Sisilia, Aghlabiyah, Fatimiyah, Kalbiyah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum, S.Kom ------- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 24 Apr 2013 08:30
Last Modified: 12 Aug 2015 08:50
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/7353

Actions (login required)

View Item View Item