AL-MUSTAQBAL AL-IQTISADY LIL-ALAM AL-ISLAMY

DASUQY, MUSTAFA (2009) AL-MUSTAQBAL AL-IQTISADY LIL-ALAM AL-ISLAMY. Al Jamiah, Vol.44 (No.1). ISSN 2338-557X

[img]
Preview
Text (AL-MUSTAQBAL AL-IQTISADY LIL-ALAM AL-ISLAMY)
Mustafa Dasuqy.pdf - Published Version

Download (455kB) | Preview

Abstract

Artikel ini membahas masa depan ekonomi dan sosial Dunia Islam, Cina dan Amerika Serikat. Dari berbagai indikator, ekonomi Amerika Serikat mulai memasuki fase penurunan, sementara Cina mulai memasuki fase kebangkitan. Dunia Islam, yang mencakup 57 negara anggauta OKI, menguasai produksi minyak dunia (45%) dan 73,7% dari cadangan minyak dunia, gas alam, dan jumlah penduduk sekitar 1,3 milyar jiwa atau 22% penduduk dunia, sesungguhnya memiliki potensi besar untuk menjadi Super Power ekonomi masa depan. Ini dapat terwujud jika umat Islam memiliki semangat untuk bangkit dan maju, dengan mengefektifkan dan mengembangkan lembaga-lembaga perekonomiannya serta menggalang kerjasama yang efektif di antara negara-negara Dunia Islam. Sejarah telah membuktikan bahwa dinar Islam di masa Dinasti Abbasiyah mendomonasi perekonomian dunia sampai dengan abad 11. Abad 14 perekonomian Islam bangkit lagi sampai akhir abad 18 yang dimotori oleh Turki Usmani, Dinasti Shafawiyah di Persia dan Mughal di India. Tahun 1800 sampai dengan 1950, Dunia Timur termasuk Dunia Islam mengalami fase penurunan. Sejak pertengahan abad ke-20 Timur mulai bangkit lagi, sementara Barat mulai menurun, ditandai dengan lambannya pertumbuhan ekonomi.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: economic future, Islamic world, United State, China
Subjects: Bahasa Arab
Divisions: Jurnal > 4. Al Jamiā€™ah
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 20 Mar 2013 09:10
Last Modified: 01 Mar 2017 08:29
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/736

Actions (login required)

View Item View Item