PERSEPSI MASYARAKAT DAN SWASTA TENTANG KEBIJAKAN LOKALISASI PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) DI KOTA GORONTALO

BONNY ABDURRAHMAN MOONTI - NIM. 05241048, (2008) PERSEPSI MASYARAKAT DAN SWASTA TENTANG KEBIJAKAN LOKALISASI PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) DI KOTA GORONTALO. Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kota Gorontalo merupakan ibukota Provinsi Gorontalo yang otomatis menjadi pusat pemerintahan, politik, ekonomi, sosial, budaya, keagamaan, dan sebagainya. Kondisi ini menuntut Pemerintah Kota Gorontalo untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam menata wajah ibukota dan membangun kesejahteraan masyarakat Gorontalo. Sebagaimana lazimnya dampak negatif yang tumbuh akibat kemajuan sebuah kota, Pemerintah Kota Gorontalo menghadapi persoalan sosial Pekerja Seks Komersial (PSK) yang telah cukup lama menjadi polemik berkepanjangan di kalangan masyarakat dan swasta. Adanya polemik dan pro kontra rencana untuk melokalisasi para PSK menjadikan solusi persoalan ini sulit untuk diputuskan sehingga membutuhkan sebuah penelitian lebih lanjut. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan mengambil judul quot;Persepsi Masyarakat dan Swasta Tentang Kebijakan Lokalisasi PSK di Kota Gorontaloquot;, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi sebenarnya dari masyarakat dan swasta tentang kebijakan yang seharusnya diambil pemerintah dalam memutuskan setuju atau tidak setuju adanya lokalisasi PSK di Kota Gorontalo. Variabelnya adalah proses perumusan kebijakan yaitu: 1) Isu Kebijakan, 2) Respon, 3) Rumusan Naskah Akademik dan Draf Kebijakan, 4) Diskusi Publik dan diskusi antar Dinas terkait, 5) Rumusan Konsep Kebijakan dan 6) Proses Legalisasi. Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner dan wawancara dengan masyarakat dan swasta yang berjumlah 246 orang. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan basis data yang dikuantifikasikan kemudian hasilnya akan dibuat dalam bentuk tabel frekuensi. Selanjutnya diberikan inteprestasi berdasarkan data yang ada untuk mengukur persepsi masyarakat dan swasta tentang kebijakan lokalisasi PSK di Kota Gorontalo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dan swasta tentang kebijakan lokalisasi PSK di Kota Gorontalo berada pada kategori quot;baik atau setujuquot; terhadap langkah-langkah perumusan kebijakan yang ditempuh Pemerintah Kota Gorontalo, dengan proses perumusan kebijakan masih berada pada tahap rumusan konsep kebijakan atau belum memasuki tahap legalisasi kebijakan. Berdasarkan hal tersebut maka rekomendasi yang ditawarkan adalah: 1) Implementasi secara komprehensif dan konsisten Peraturan Daerah Provinsi Gorontalo Nomor 10 Tahun 2003 Tentang Pencegahan Maksiat, 2) Pengambilan keputusan secara matang dan tegas tentang setuju atau tidak setuju kebijakan lokalisasi PSK, 3) Memutuskan mata rantai reproduksi PSK, dan 4) Kerjasama penangana masalah PSK dengan pemerintah daerah tetangga sebagai daerah asal para PSK. Itulah beberapa tawaran solusi efektif untuk mengatasi maraknya PSK sambil menunggu keputusan setuju/tidak setuju lokalisasi PSK di Kota Gorontalo.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Sekar Ayu Aryani, MA.
Uncontrolled Keywords: Persepsi masyarakat, Kebijakan lokalisasi, Pekerja Seks Komersial
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:39
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/778

Actions (login required)

View Item View Item