PANDANGAN SELEKTOR PADA TAHUN 2005-2006 DI BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TERHADAP BUKU-BUKU KIRI: STUDI KASUS BUKU-BUKU PRODUK PENERBIT RESIST BOOK

AHMAD SUBHAN - NIM. 05140074, (2008) PANDANGAN SELEKTOR PADA TAHUN 2005-2006 DI BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TERHADAP BUKU-BUKU KIRI: STUDI KASUS BUKU-BUKU PRODUK PENERBIT RESIST BOOK. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRACT Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif mengenai konstruksi berpikir para selektor buku pada sebuah perpustakaan umum terhadap bukubuku yang kontroversial secara politik. Dalam penelitian ini, buku-buku yang kontroversial secara politik penulis istilahkan dengan buku-buku kiri. Buku-buku yang menjadi acuan untuk mengetahui pandangan para selektor ialah buku-buku produk dari sebuah penerbit alternatif di Yogyakarta, yakni penerbit Resist Book. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pandangan selektor pada Tahun 2005-2006 di Badan Perpustakaan Daerah Provinsi DIY terhadap Buku-buku Kiri. Data diperoleh dari empat orang informan, mereka merupakan para selektor di Badan Perpustakaan Daerah Provinsi DIY pada tahun 2005-2006. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, studi dokumentasi, dan pengamatan. Penelitian ini menghasilkan tiga hal mengenai pandangan selektor pada tahun 2005-2006 di Badan Perpustakaan Daerah Provinsi DIY terhadap buku-buku produk penerbit Resist Book, yakni: 1) Buku-buku terlarang adalah buku-buku yang dilarang oleh Kejaksaan; 2) Buku-buku yang beredar di pasaran berarti bukan buku terlarang; 3) Era reformasi merupakan era keterbukaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis merekomendasikan agar Badan Perpustakaan Daerah Provinsi DIY menyusun kebijakan pengembangan koleksi yang resmi dan tertulis; kebijakan pengembangan koleksi perlu memuat ketentuan mengenai keberagaman koleksi perpustakaan dari segi muatan pemikiran dari berbagai spektrum ideologi. ABSTRACT This research uses qualitative method investigating the book selectors' mindsets in public library towards politically controversial books. In this research, the politically controversial books are referred as Left Books idiom. Books as a references to investigate the book selectors's mindsets are books published by an alternative publisher in Yogyakarta, Resist Book publisher. This research intends to investigate the book selectors' insights in Public Library of DIY Province toward Left Books in 2005-2006. The Data got from four informen who are selectors at Public Library of DIY Province toward Left Books in 2005-2006. Data is collected by interviews, documentation studies, and observations. This research presents three things about the book selectors' insights in Public Library of DIY Province toward Left Books in 2005-2006, which are: 1) Forbidden Books, which are forbid by public Attorney; 2) Books which are on the market are not forbidden books; 3) Reform era is an open era. Based on the research outcomes, the researcher recommends Public Library of DIY Province formulates collection development policy needs to accommodate the arrangement on library collection diversity, in terms of thoughts on any ideology spectrums.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Budiyono, SIP.
Uncontrolled Keywords: Pandangan Selektor, Buku-Buku Kiri, Penerbit Alternatif
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:39
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/789

Actions (login required)

View Item View Item