AKULTURASI AJARAN ISLAM DAN BUDAYA JAWA DALAM SERAT KALATIDHA KARYA RADEN NGABEHI RANGGAWARSITA

GHOZALI - NIM : 02121062, (2008) AKULTURASI AJARAN ISLAM DAN BUDAYA JAWA DALAM SERAT KALATIDHA KARYA RADEN NGABEHI RANGGAWARSITA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (AKULTURASI AJARAN ISLAM DAN BUDAYA JAWA DALAM SERAT KALATIDHA KARYA RADEN NGABEHI RANGGAWARSITA)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (AKULTURASI AJARAN ISLAM DAN BUDAYA JAWA DALAM SERAT KALATIDHA KARYA RADEN NGABEHI RANGGAWARSITA)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (920kB)

Abstract

ABSTRAK Akulturasi merupakan perpaduan dua budaya atau lebih dimana budaya baru yang masuk mampu berinteraksi danberadaptasi dalam lingkungan budaya lama sehingga terjadi komunikasi budaya yang lambat laun saling mempengaruhi dan memadu tanpa menghilangkan kepribadian masing-masing. Proses akulturasi biasanya diawali dalam suatu masyarakat berbudaya yang hidup berdampingan dengan masyarakat lain, dimana masing masing unsur budaya yang mereka miliki saling menyusup dan mempengaruhi. Cepat lambatnya pengaruh suatu budaya, tergantung dari kekuatan budaya itu sendiri dalam berinteraksi dengan buadaya lain. Agama dan budaya merupakan dua unsur penting dalam masyarakat yang saling mempengaruhi. Ketika ajaran agama masuk dalam komunitas yang berbudaya, akan terjadi tarik menarik antara kepentingan agama dan kepentingan budaya. Agama dan budaya mempunyai tujuan masing-masing, tetapi keduanya mempunyai wilayah yang sama dan saling tumpang tindih. Akhirnya, tidak menghalangi akan adanya kehidupan beragama dalam bentuk budaya. Begitu pula ketika agama Islam mulai masuk dan berkembang dalam sistem kerajaan Mataram (Surakarta), terjadi suatu komunikasi dan penyelarasan dengan budaya Jawa yang menyebabkan terbentuknya suatu singkretisme. Reaksi transformasi budaya tersebut juga disambut oleh Raden Ngabehi Ranggawarsita dengan memanfaatkan unsur-unsur ajaran Islam dalam meningkatkan kebudayaan Jawa berupa kesusastraan. Aplikasi akulturasi budaya antara ajaran Islam dan budaya Jawa dituangkan dalam kesusastraan berupa Serat Kalatidha dengan menggunakan bahasa Jawa. Proses penciptaannya, tidak bisa lepas dari kondisi masyarakat dan sistem kerajaan yang melatarbelakangi sebagai inspirasinya. Sementara kejiwaan Raden Ngabehi Ranggawarsita dipengaruhi unsur ajaran Islam yang didapat dari pesantren dan tanggungjawab seorang pujangga untuk melestarikan budaya Jawa, akibatnya terjadi penyerapan dan penyelarasan dua budaya tersebut yang dimaksudkan untuk saling mendukung pelestariaannya. Untuk mengupas masalah akulturasi ajaran Islam dan budaya Jawa dalam Serat Kalatidha, menggunakan pendekatan semiotika yang dimaksudkan untuk mendapatkan makna dibalik simbol dalam Serat Kalatidha dan menggunakan teori akulturasi yang dimaksudkan untuk mengetahui unsur-unsur yang ada didalamnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dra. Himayatul Ittihadiyah, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Akulturasi, Serat Kalatidha, Raden Ngabehi Ranggawarsita
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 06 May 2012 01:39
Last Modified: 20 Dec 2016 03:59
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/798

Actions (login required)

View Item View Item