ACTIVE LEARNING UNTUK MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF

RUNTUT PRIH UTAMI , - (2009) ACTIVE LEARNING UNTUK MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF. Al-Bidayah Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol I No 2 Desember 2009.

[img]
Preview
Text
RUNTUT PRIH UTAMI ACTIVE LEARNING UNTUK MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF.pdf

Download (23MB) | Preview
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Kualitaspendidikan merupakan salahsatu aspekpenting dari suatu bangsa, karena maju tidaknya suatu bangsa bisa dilihat dari kualitas pendidikannya. Kualitas pendidikan tidak terlepas dari kualitas pembelajaran dan kualitas tenaga pengajarl gurunya. Oleh sebab itu kedua aspek tersebut harus ditingkatkan. Pembelajaran yang berlangsung selama ini umumnya menggunakan metode pengajaran yang cenderung sama setiap kali pertemuan di kelas. Pembelajaran masih berpusat pada guru ini mengakibatkan siswa cenderung pasif dan pembelajaran tidak efektif Kondisi pembelajaran yang tidak memperhatikan perbedaan peserta didik, teacher centered? monoton, tidak efektif dan jauh dari ketuntasan belajar pada saat ini membuktikan terjadinya kegagalan dalam proses pembelajaran disekolah. Oleh sebab ituperlu inovasipembelajaran yangmerubah paradigma teacher centered menjadi student centered, dari mengajar (to teach/ instructor) menjadi memfasilitasi (to help student learn/facilitator). Strategi pembelajaran yang ditawarkan adalah strategi belajar aktif (active learning strategy). Active learning memberikan kesempatan yang lebih banyak pada peserta didik untuk melakukan aktivitas belajar daripada sekedar menerima pelajaran yang diberikan. Agar pembelajaran lebih bermakna maka siswa harus terlibat aktif dalam pembelajaran untuk mengkonstruk pengetahuannya melalui pengalaman belajar yang dimilikinya. Dalam active learning ini guru bertindak sebagai fasilitator, oleh sebab itu guru harusprofesionalyang menguasai materi dan mampu berkomunikasi dengan baik, inovatifserta mampu mengelola kelas dengan baik. Implementasi active learning ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara khusus dan kualitas pendidikan secara umum.Pendidikan pada hakekatnya tidak sekedar mengajarkan dan mempelajari pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan aspek-aspek kepribadian lain. Pendidikan juga tidak untuk sekedar menjadi tahu, tetapi untuk menjadi mampu bertindak cerdas. Oleh sebab itu para guru dan calonguru dituntut untuk cerdas dan professional seperti yang di amanatkan dalam UU Guru dan Dosen tahun 2005 agar mampu menjadi menjadi seorang agen pendidikan yang handaL

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: pendidikan, active learning, profesionalisme guru
Subjects: Al Bidayah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Edi Prasetya [edi_hoki]
Date Deposited: 03 Jun 2013 11:02
Last Modified: 03 Jun 2013 11:02
URI: https://digilib.uin-suka.ac.id:80/id/eprint/8015

Actions (login required)

View Item View Item