EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN AIR (AUDITORY, INTELLECTUALLY, AND REPETITION) DENGAN SETTING MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES-TOURNAMENT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 YOGYAKARTA

MUSTAQIMAH, NIM. 08600034 (2012) EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN AIR (AUDITORY, INTELLECTUALLY, AND REPETITION) DENGAN SETTING MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES-TOURNAMENT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN AIR (AUDITORY, INTELLECTUALLY, AND REPETITION) DENGAN SETTING MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES-TOURNAMENT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 YOGYAKA)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text (EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN AIR (AUDITORY, INTELLECTUALLY, AND REPETITION) DENGAN SETTING MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES-TOURNAMENT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 YOGYAKA)
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (462kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran AIR (Auditory, Intellectually, and Repetition) dengan setting model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games-Tournament) lebih efektif daripada pembelajaran konvensional terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan desain post-test only control design. Variabel bebasberupa modelpembelajaran AIR (Auditory, Intellectually, and Repetition) dengan setting TGT (Teams GamesTournament) dan model pembelajaran konvensional.Variabel terikatberupa pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Yogyakarta Tahun Ajaran 2011/2012, sedangkan sampel yang diambil adalah kelas VIII J sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII I sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakantes dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji T sampel independen (independent sample T test). Pengujian dilakukan dengan bantuan software SPSS 16 dan Microsoft excel 2010. Hasil uji T sampel independen (independent sample T test)dengan tingkat signifikansi 0,05 untukdata post-test diperoleh sig (1-tailed)adalah 0,000. Karena 0,000 < 0,025, maka H ditolak, artinya rata-rata pemahaman konsep siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Begitu jugadengan hasil uji T sampel independen untuk data angket diperoleh sig (1-tailed)adalah 0,0035. Karena 0,0035< 0,025, maka Ho ditolak. Artinya rata-rata motivasi belajar matematikasiswa kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 0 model pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition) dengan setting model pembelajaran kooperatf tipe TGT (Teams Games-Tournament) lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Yogyakarta. Kata kunci: AIR (Auditory Intellectually Repetition), kooperatif tipe TGT (Teams Games-Tournament), pemahaman konsep, motivasi belajar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Pendidikan Matematika
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Pendidikan Matematika (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 11 Jun 2013 09:08
Last Modified: 25 Jan 2016 02:39
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/8108

Actions (login required)

View Item View Item