BAWA LAKSANA: DALAM PERSPEKTIF ISLAM

MARDJOKO IDRIS , - (2008) BAWA LAKSANA: DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Aplikasia Vol IX, No 2 Desember 2008.

[img]
Preview
Text
MARDJOKO IDRIS BAWA LAKSANA DALAM PERSPEKTIF ISLAM.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Makna yang mirip dengan bawa laksana adalah "satunya kata dan perbuatan". Atau ungkapan " sabda pandhita ratu, tan keno wola wali". Kedua ungkapan tersebut mengajarkan kepada kita sebagai seorang pemimpin telah semestinya konsekwen dengan apa yang telah diucapkannya, atau dengan kata lain seorang pemimpin semestinya tidak ingkar janji yang telah diucapkan. Bahasa agama yang mendekati sifat bawa laksana ini adalah sifat menepati janji, atau al wafa bil 'ahdi. Sifat bawa laksana tentu bukanlah satu-satu sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, masih banyak sifat-sifat yang lain yang harus dimiliki, seperti peka terhadap lingkungan, dermawan, berlaku santun dan pandai. Dari sekian banyak sifat itu, sifat bawa laksana adalah sifat yang mestinya paling dijunjung tinggi oleh para pemimpin. Karena sifat bawa laksana ini menjadi taruhan sebuah kepercayaan, semakin teguh seorang pemimpin dalam memegang sifat bawa laksana, semakin tinggi pula kepercayaan masyarakat kepadanya. Sebaliknya semakin rapuh sifat bawa laksananya semakin rapuh pula kepercayaan masyarakat kepadanya.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: bawa laksana
Subjects: Aplikasia Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Edi Prasetya [edi_hoki]
Date Deposited: 19 Jun 2013 08:32
Last Modified: 19 Jun 2013 08:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/8223

Actions (login required)

View Item View Item