JUAL BELI ASONGAN DI KERETA API DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI HUKUM ISLAM

ABDUL MALIK - NIM. 02381648, (2008) JUAL BELI ASONGAN DI KERETA API DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Permasalahn Asongan di kereta api ada dua segi, intern dan ekstern. Intern dalam arti adanya praktek-praktek pemaksaan dalam dalam jual beli, adanya asongan yang melakukan praktek-praktek penipuan dalam jual beli, hilangnya barang saat berjualan dengan cara disebar dagangannya di seluruh kereta.Ekstern dalam artu adanya pelarangan bagi asongan untuk naik kereta api, perampokan dengan mengatasnamakan pedagang asongan, lemahnya posisi asongan secara hukum positif. Perilaku asongan yang dikaitkan dengan pendekatan antropologi dan fiqih muamalah.Mereka adalah orang yang kreatif yang menjajakan barang dagangannya dari kereta yang paling depan sampai belakang atau dari kereta api pindah ke kereta api lain. Pemberdayaan masyarakat asongan sangat diperlukan karena mereka adalah masyarakat yang secara status sosial rendah, dalam hal ini peran dari pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk menanggulangi pengangguran, kemiskinan, dan tindakan-tindakan yang melanggar hukum /div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : M. Sodik, S.Sos., M.Si. Gusnam Haris, S.Ag., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Jual beli Asongan, Kereta api, Hukum Islam
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:39
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/825

Actions (login required)

View Item View Item