DEMOKRASI DALAM RUANG PUBLIK: SEBUAH PEMIKIRAN ULANG UNTUK MEDIA MASSA DI INDONESIA

RISTIANA KADARSIH , - (2008) DEMOKRASI DALAM RUANG PUBLIK: SEBUAH PEMIKIRAN ULANG UNTUK MEDIA MASSA DI INDONESIA. Jurnal Dakwah Vol.IX No 1 Januari-Juni 2008.

[img]
Preview
Text
RISTIANA KADARSIH DEMOKRASI DALAM RUANG PUBLIK SEBUAH PEMIKIRAN ULANG UNTUK MEDIA MASSA DI INDONESIA.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Konsep tentang ruang publik (publik sphere) pada awalnya dikemukakan oleh Jurgen Habermas, seorang filsuf Mazhab Frankfurt yang berasal dari Jerman. Menurut Habermas ruang publik adalah ruang di mana warganegara bisa berunding mengenai hubungan bersama mereka sehingga merupakan sebuah arena institusi untuk berinteraksi pada hal-hal yang berbeda.' Arena ini secara konseptual berbeda dengan negara, yaitu tempat untuk melakukan produksi dan sirkulasi diskursus yang bisa secara prinsip merupakan hal yang sangat penting bagi negara. Selain itu, ruang publik secara konseptual juga berbeda dengan ekonomi resmi, yaitu bukannya tempat untuk hubungan pasar seperti penjualan dan pembelian, tetapi merupakan tempat untuk hubungan-hubungan yang berbeda-beda dan menjadi tempat untuk melakukan perdebatan dan permusyawaratan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: media masa, indonesia, publik
Subjects: Dakwah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Edi Prasetya [edi_hoki]
Date Deposited: 25 Jun 2013 16:56
Last Modified: 25 Jun 2013 16:56
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/8362

Actions (login required)

View Item View Item