FUNDAMENTALISME ISLAM (Studi terhadap Ikhwanul Muslimin dan Jama’at-i-Islami)

BAHAR AGUS SETIAWAN, NIM. 98522725 (2003) FUNDAMENTALISME ISLAM (Studi terhadap Ikhwanul Muslimin dan Jama’at-i-Islami). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (FUNDAMENTALISME ISLAM (Studi terhadap Ikhwanul Musliin dan Jama’at-i-Islami))
BAB I. V.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FUNDAMENTALISME ISLAM (Studi terhadap Ikhwanul Musliin dan Jama’at-i-Islami))
BAB II. III. IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pada wacana pemikiran keagamaan, pada saat ini gerakan fundamentalisme Islam mampu menyita perhatian kaum intelektual, akademisi baik dan golongan muslim maupun non-muslim. Meskipun wacana fundamentalisme Islam bukan merupakan barang baru lagi, namun masih memiliki relevansi yang besar untuk diteliti, karena gerakan ini terus menunjukkan perkembangannya pada masa modern. Walaupun kepopuleran istilah dan gerakan fundamentalisme Islam, seiring dengan terjadinya revolusi Iran di bawah pimpinan Ayyatullah Khomeini, namun sebenamya gerakan fundamentalisme Islam sudah menunjukkan gejalanya pada masa Islam kiasik dengan lahirnya kelompok Khawarij. Kemudian munculnya gerakan Wahabiah, dan pada masa modern gerakan mi di tandai dengan kemunculan Ikhwanul Muslimin dan Jama’at-i-Islami. Kemunculan lkhwanul Muslimin dan Jama’at-islami seiring dengan masa penjajahan Barat atas kawasan Islam yang menjelma dalam tripartite: impenialisme, misionanisme dan orientalisme yang berdampak path pendenitaan yang dialami masyarakat muslim dalam berbagai aspeknya seperti ekonomi, sosial, politik dan pengikisan jati din masyarakat muslim dan seining dengan agenda pembaharuan (tajdid). Penelitian mi, sebagai upaya untuk mencari faktor dominan dalam kemunculan fundamentalisme Islam dengan mengambil fokus studi Ikhwanul Muslimin dan Jama’at-i-Islami dan untuk melihat perbedaan dan kesamaan antara keduanya. Penelitian mi bersifat kepustakaan murni (library research) yang di dasarkan pada karya-karya yang terkait dengan fundamentalisme Islam sebagai data sekunder dan karya-karya tentang Ikhanul Muslimin dan Jama’at-i-Islami sebagai data primer. Sedangkan metode yang digunakan untuk mengolah data adalah deskniptif-analisis dan kompertif dengan pendekatan histories. Dan pënelitian mi ditemukan, unsur yang dominan penyebab kemunculan fundamentalisme Islam, pertama, unsur politik sebagai hasil reaksi terhadap westemisme dengan ideologi sekulernya yang menghendaki pemisahan antara agama dan politik, karena dalam Islam keduanya memiliki hubungan yang sangat erat. Kedua, unsur agama sebagai keinginan untuk melaksanakan pembaharuan terhadap segala bentuk penyimpangan masyarakat muslim dan ajaran orisinil Islam dan sekaligus untuk menjadikati Islam sebagai ideologi altematif, karena ideologi-ideologi Barat yang selama mi diadopsi dan diterapkan dalam komunitas masyanakat Islam semakin berdampak pada pendenitaan dan dekadensi moral yang semakin parah. Sedangkan mengenai perbedaan Ikhwanul Muslimin dan Jama’ati-Islami, pertama, path motivasi kemunculannya; kedua, konsep dasar dalam persepsi keagamaan; ketiga, bentuk organisasi dan corak pergerakan politiknya. Adapun kesamaan yang dimiliki kedua gerakan mu adalah: pertama, penekanan path Islam sebagai sistem yang komprehensif kedua, sama-sama beronientasi untuk mendinikan negara Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Fundamentalisme, Ikhwanul Muslimin
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Users 9 not found.
Date Deposited: 09 Oct 2013 09:10
Last Modified: 04 Aug 2016 14:05
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/9360

Actions (login required)

View Item View Item