IDEALITAS DAN REALITAS RELASI PEKERJA RUMAH TANGGA DAN MAJIKAN DI BUMIJO LOR, JETIS, YOGYAKARTA

SARIATI UTAMI - NIM. 03541365, (2008) IDEALITAS DAN REALITAS RELASI PEKERJA RUMAH TANGGA DAN MAJIKAN DI BUMIJO LOR, JETIS, YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Perkembangan jumlah penduduk di suatu wilayah seperti Indonesia memunculkan berbagai permasalahan terutama pengangguran yang menyebabkan terjadinya persaingan lahan pekerjaan. Ditambah lagi dengan berbagai persoalan seperti bencana alam yang telah melenyapkan lahan kerja penduduk setempat. Hal ini menyebabkan warga mencari kerja diluar wilayahnya untuk mencari penghasilan. Salah satu pekerjaan yang menjanjikan penduduk desa adalah PRT. Meskipun pekerjaan ini masih dianggap rendah oleh sebagian masyarakat kita. Berdasarkan latar belakang diatas penulis tertarik untuk mengungkapkan bagaimana persepsi masyarakat Bumijo Lor terhadap PRT, kemudian bagaimana realitas relasi antara PRT dengan majikan serta konsistensi relasinya Untuk mendapatkan jawabannya penulis melakukan penelitian lapangan yang bersifat Kualitatif di Bumijo Lor, kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta dengan pendekatan sosiologi agama. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara terhadap masyarakat, PRT dan majikan. Selain itu juga dilakukan observasi dan pengambilan data-data sekunder. Data tersebut kemudian dianalisis dengan cara mereduksi data; melakukan unitisasi; menguraikan unit-unit tersebut secara menyeluruh dan memperoleh suatu konklusi yang tepat dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Bumijo Lor berpandangan bahwa dalam Islam bekerja sebagai PRT itu adalah pekerjaan yang halal dan mulia, karena bisa membantu orang lain. Mereka sangat menghargai pekerjaan PRT, bukan sebagai pekerjaan yang rendah atau nista. Justru pekerjaan ini sangat membantu orang-orang yang sibuk di luar rumah dan tidak ada waktu untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangganya. Sebagian besar PRT di Bumijo Lor mengaku tidak malu atau merasa rendah dengan bekerja sebagai PRT. Sedangkan menurut majikan di Bumijo Lor, PRT bukanlah budak yang bisa diperlakukan seenaknya oleh majikan. Sebab menurut mereka, hanyalah sebuah keberuntungan dari Allah mereka bisa menjadi majikan, yang berarti harus bertanggung jawab atas pekerjanya (PRTnya). Realitas relasi antara PRT dan majikan di Bumijo Lor menunjukkan hubungan kerja yang sekilas terlihat sehat tetapi tetap masih bersifat hirarkis, karena banyak persoalan yang muncul termasuk ada pembagian kerja yang bias gender. Sebagian kecil PRT dan majikan ada yang menjaga konsistensi relasi seperti yang diidealkan oleh masyarakat, PRT dan majikan. Banyak dari mereka yang tidak konsisten dengan adanya jam kerja dan istirahat yang tidak jelas, gaji yang tidak layak dan tidak adanya kontrak kerja tertulis. Namun terwujudnya hubungan kerja atau relasi yang ideal antara PRT dan majikan bukan hanya terletak pada bertambahnya gaji, atau hanya perlindungan kerja, atau diberikannya jaminan sosial semata-mata, tetapi lebih dari itu adalah adanya perubahan suasana masyarakat, dari hubungan kerja yang sifatnya kapitalis berganti hubungan kerja yang mempunyai tata nilai yang bersumber dan dijiwai oleh acuan sosial religius. br br

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Inayah Rohmaniyah, S.Ag, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Idealitas, Realitas, Majikan, Pekerja Rumah Tangga
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:40
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/958

Actions (login required)

View Item View Item