PERKEMBANGAN GEREJA PAROKI St, PETRUS CLAVER BUKITTINGGI SUMATERA BARAT TAHUN 1980-2002

ABRAR, NIM. 98522788 (2003) PERKEMBANGAN GEREJA PAROKI St, PETRUS CLAVER BUKITTINGGI SUMATERA BARAT TAHUN 1980-2002. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PERKEMBANGAN GEREJA PAROKI St, PETRUS CLAVER BUKITTINGGI SUMATERA BARAT TAHUN 1980-2002)
BAB I. V.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PERKEMBANGAN GEREJA PAROKI St, PETRUS CLAVER BUKITTINGGI SUMATERA BARAT TAHUN 1980-2002)
BAB II. III. IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Studi dalam skripai ini membahas tentang Oereja Katolik St Petrus Claver Bukittinggi, yang menekaakan pada asp& perkembagan Oereja dari tahun 1980- 2002. Disini penulis melihat bahwa Oereja di Kodya Bukittinggi sudah lama berdiri, semenjak pemerintahan Belamia dan sampai saat sehmng kalau dilihat dari bentulc luar, Gereja tidak menampalcan perkembangan yang berarti. Berbeda d e n p Gerejagereja yang ada di daerah lain, cepat menplami perkernbangan. Penelitirm ini penelitian lapangan, dalam menggali data-data ada di lapangan, penulis menggunakan pendekatan sejarah dengan cam melihat kejadisnkejadian yang blah bet.14~ dalam qbj& penqlitiaa Untuk mengumpullcan data di lapangan di sini penulis mengsunakan beberapa macam teknik pengumpulan data, yakni melalui observasi, interview, dai dokumentasi. Berbicara tentang Mja, maka saya tidak bisa lepas dari dua unsur, yahi Gereja sebagai lembqga ke- dan qreja sebagai umat ataupun jemaat Jemaat Gereja di Bukittinggi terdii dari paa pctnchhmg yang datang dari berbagai daerah yztrig ada di Nusantara ini. Di antamnya dari suku Batak, Tionghoa, Jawa clan lain sebagainya Mereka ini penganut setia apma Katolik di Bukittind, Sumatera Brraat Sudah barang tentu semua orang menginginkan perkembangan, kemsjuan, seperti hainya aereja Untuk menambah umat diperlukan evaagelisasi ahpun penginjilan kepada maayarakat luas, agar mereka dapat mengetahui ajaran Yew. Pengenalan dengan casa ini sangatlah efektifsebab orang akan bisa memahami ajaran Yesus, apalagi dilakukan dengan cam memberikan bantuaa yang bersifht materiil kepada mereka yang membutuhkannya, sebab Yeaus sendiri mengajarkan ajar= cinta kasih kepada manusia Tetapi penyebaran misi semacam ini tidak selamanya mulus, ini terlihat di Minangkabau yang masyamkahya kuat memegang Adat dan agama Islam. Antara adat dan -a Islam sudab menyatu dalam diri masyarakat, sebab dari kecil anak-anak Minan8 sudah dididik dari berbagai macam ilmy di antaranya ilmu agama yang d i l a k a d ditempat-tempat men&, yakni surau ataupun langgar. Surau di Minangkabau dijadikan sebagai pusat pemancaran ilmu bagi and-analr Minang. Sehingga penyebaran missi yang dilakukan oleh Gereja di daerah ini tidak dapat berjalan sesuai dengan apa yang dihampkan oleh Gereja Ketika Gereja mencoba menyebarkan missinya, masyarakat setempat langaung mengambil tindakan dengan cara menentang mereka (penginjil). Meskipun dernikian, urnat Katolik di Bukittinggi setiap tahunnya mengalami peningkatan ahpun penambahan. Penambahan ini berasal dai keluarga Katolik sendiri clan juga dari para pendatang di Bukittinggi. Tetapi ada juga sebahagian kecil dari mayadad Minang yang konversi kedalam agama Kristen Ini dilcarenalran kurangnya pendidikan agama yang mereka miliki, sehingga mudah dipen@ oleh orang lain. Mereka yang konversi kedalam agarna Kristen ini secara tidak langrrung sudah dibuang dari Adat dan keluarganya Untuk men&langkan rasa malu pada masyarakat, mereka pergi dari kelwrga dan meninggalkan h @ a u untuk hidup di daerah lain. Di Kodya Bukittinggi, hubungan antar umat bemgama tidak terjalin dengan baik, ini disebabkan adanya penyebaran missi di berbagai daerah yang ada di Sumatera Barat oleh oknum Gsl-eja Di arrtaranya adalah penglaistenan eecara paba yang dilakukan oleh oknum Protestan terhadap salah seorang siswi kelrrs 3 MAN Bunung Pangilun, Padtin& Peristiwa tersebut berpengaruh terhadap msyarelcat Minang khususnya Masyardcat Bukittind. Untuk membangw kembali hubungan yang harmonis di Kodya Bukittinggi, maka pemerintah Kota bersama den- tokoh agama p g ada di Bukittinggi membentuk suatu forum yang diberi nama dengan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (F'KAUB). Forum ini dibentuk pada tanggal 20 Juni 2002.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing 1 : Drs. H. Chumaidi Syarief Romas, M.Si. Pembimbing 2 : Drs. Rahmat Fairi
Uncontrolled Keywords: gereja
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 27 Nov 2013 03:35
Last Modified: 10 Oct 2016 01:19
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/9591

Actions (login required)

View Item View Item