REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM 7 HATI 7 CINTA 7 WANITA KARYA ROBBY ERTANTO STUDI ANALISIS SEMIOTIK

ARI PUJI ASTUTI, NIM. 08210076 (2013) REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM 7 HATI 7 CINTA 7 WANITA KARYA ROBBY ERTANTO STUDI ANALISIS SEMIOTIK. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM 7 HATI 7 CINTA 7 WANITA KARYA ROBBY ERTANTO STUDI ANALISIS SEMIOTIK)
BAB I, IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM 7 HATI 7 CINTA 7 WANITA KARYA ROBBY ERTANTO STUDI ANALISIS SEMIOTIK)
BAB II, III.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Film “7 Hati 7 Cinta 7 Wanita” merupakan film yang disutradarai oleh Robby Ertanto Soediskam, yang menceritakan tentang perempuan yang menjadi korban atas penindasan kaum laki-laki yang ada dalam masyarakat. Penelitian ini berjudul Representasi Perempuan dalam Film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita karya Robby Ertanto Studi Analisis Semiotik. Peneliti ingin memahami secara mendalam mengenai perempuan yang terwakili menjadi kaum yang lemah jika dibandingkan dengan laki-laki dalam beberapa kisah didalam film “7 Hati 7 Cinta 7 Wanita” melalui analisis semiotika. Rumusan masalah penelitian adalah bagaimana perempuan direpresentasikan dalam film “7 Hati 7 Cinta 7 Wanita” karya Robby Ertanto? Tujuan penelitian adalah untuk untuk mengetahui representasi perempuan dalam film “7 Hati 7 Cinta 7 Wanita”. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika untuk menganalisis objek penelitian. Teknis analisis data dilakukan berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Charles Sanders Peirce yaitu teori Triangle Meaning (Segitiga Makna). Film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita menunjukkan beberapa kasus perempuan yang menjadi korban atas kekuasaan laki-laki pada mereka dengan ditampilkan melalui perempuan yang disiksa, dipoligami, dikhianati serta dihamili tanpa ada pertanggungjawaban dari lakilaki. Film ini juga memperlihatkan bahwa perempuan dapat maju dan kuat dalam hidupnya dengan mengarah pada feminisme radikal. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran dan gagasan ilmiah mengenai makna perempuan dalam kehidupan. Kesimpulan dari penelitian adalah representasi perempuan dalam hidupnya yang sering menjadi kaum yang selalu merasa menjadi korban yang diwakili oleh Dokter Kartini, Lastri, Ningsih, Rara, Lili, Ratna dan Yanti. Dokter Kartini mewakili perempuan yang dapat bangkit dari pengalaman masa lalunya dengan menjadi seorang ginekolog dan pengikut feminisme radikal. Lastri, Ningsih dan Ratna menjadi korban poligami yang dilakukan suami mereka. Rara adalah adik kandung Ratna yang menjadi korban pergaulan bebas dan hamil tanpa pertanggungjawaban dari Acin, kekasihnya. Lili adalah korban kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suaminya. Yanti yang terpaksa terjun menjadi wanita tuna susila karena sebelumnya hanya menjadi pemuas nafsu untuk bosnya saat dirinya menjadi karyawan dan memilih hidup bebas daripada tertindas oleh kaum laki-laki.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. Abdul Rozak, M.Pd.
Subjects: Komunikasi Islam
Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 28 Nov 2013 07:29
Last Modified: 16 Oct 2015 06:37
URI: https://digilib.uin-suka.ac.id:80/id/eprint/9616

Actions (login required)

View Item View Item