PERUBAHAN STASI MENJADI PAROKI PADA GEREJA SANTO YUSUF PEKERJA GONDANGWINANGUN KLATEN

SAPTYA EKA HARYADI - NIM. 99523054, (2008) PERUBAHAN STASI MENJADI PAROKI PADA GEREJA SANTO YUSUF PEKERJA GONDANGWINANGUN KLATEN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PERUBAHAN STASI MENJADI PAROKI PADA GEREJA SANTO YUSUF PEKERJA GONDANGWINANGUN KLATEN)
BAB I, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PERUBAHAN STASI MENJADI PAROKI PADA GEREJA SANTO YUSUF PEKERJA GONDANGWINANGUN KLATEN)
BAB II, BAB III, BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Perubahan adalah keniscayaan. Tema perubahan juga telah menghantarkan perubahan suatu lembaga agama yaitu Gereja Santo Yusuf Pekerja Gondangwinagun Klaten. Hal mana Gereja yang berawal dari tempat yang berwujud rumah Joglo berubah menjadi Kapel, Kapel berubah menjadi Stasi dan akhirnya pada 1 Mei 2004 Stasi berubah manjadi Paroki. Oleh karena itu, penelitian ini membahas tentang mengapa perubahan Stasi menjadi Paroki pada Gereja Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun Klaten terjadi, dan juga bagaimana perkembangan Gereja paska perubahannya dari Stasi menjadi Paroki. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui maksud dan tujuan atas perubahan Stasi menjadi Paroki pada Gereja tersebut dan juga untuk mengatahui perkembangan Gereja tersebut paska perubahannya menjadi paroki. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), studi atas perubahan Stasi menjadi Paroki pada Gereja Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun Klaten. Teknik pengumpulan data penelitian melalui wawancara (interview), observasi dan dokumentasi. Dan penelitian ini menggunakan pendekatan Sosiologi Agama, hal ini dikarenakan sebagai studi tentang inter-relasi agama dan masyarakat serta bentuk-bentuk interaksi yang terjadi antar mereka. Dari penelitian ini diperoleh jawaban bahwa parubahan Stasi menjadi Paroki yang terjadi dikarenakan adanya motivasi atau dorongan dari umat, Dewan Paroki, dan Keuskupan Agung Semarang selaku agen perubahan. Perubahan tersebut didasarkan adanya cita-cita demi terwujudnya suatu pelayanan yang optimal dari Pastoral Gereja, dan terciptanya kemandirian demi terwujudnya totalitas pengkaryaan didalam Gereja. Dan dalam perkembangan Gereja setelah menjadi Paroki tercipta adanya suatu perubahan yang berkembang meningkat dalam aspek pelayanan umat, umat lebih terlayani oleh Pastoral Gereja baik didalam Gereja Paroki, Kapel, lingkungan dan wilayah umat Gereja tinggal, dan tercipta pula kemandirian organisasi Gereja Paroki tersbut. Dalam fisik bangunan, sarana dan prasarana mengalami perbaikan dan penambahan, serta dalam aktivitas kekaryaan umat secara kuantitas dan kualitas sangat lebih baik dibanding ketika masih Stasi. Namun dalam jumlah umat secara statistik jumlah umat bukannya mengalami penambahan akan tetapi justru mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan adanya aturan Gereja yang menetapkan bahwa umat Gereja yang tidak menetap dalam teritorial Gereja diwilayahnya selama tiga bulan maka umat tersebut sudah menjadi umat Gereja diluar teritorial Gereja awal umat menetap. Dan dari umat Gereja tersebut banyak yang bekerja, kuliah, dan pindah tempat tinggal dari Gereja tersebut Dengan demikian, dengan perubahan Gereja tersebut dari Stasi menjadi Paroki telah membawa perubahan yang signifikan dan mendasar dalam kehidupan Gereja dan Umat diwilayah Gereja Santo Yusuf Pekerja Gondangwinagun Klaten. br br

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. Rahmat Fajri, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Perubahan, Stati, Paroki, Gereja
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 08 May 2012 04:16
Last Modified: 10 Oct 2016 02:13
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/964

Actions (login required)

View Item View Item