PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM BIDANG KRIMINALITAS (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II A YOGYAKARTA)

TEGUH SANTOSO, NIM. 09250009 (2013) PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM BIDANG KRIMINALITAS (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II A YOGYAKARTA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM BIDANG KRIMINALITAS (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II A YOGYAKARTA))
BAB I, IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM BIDANG KRIMINALITAS (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II A YOGYAKARTA))
BAB II, III.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (120kB)

Abstract

Kejahatan merupakan salah satu masalah sosial, hal ini dikarenakan kejahatan itu bersifat merugikan, membahayakan dan mengganggu orang lain. Tingginya angka kejahatan atau kriminalitas menjadi perhatian tersendiri oleh pemerintah. Perhatian tersebut ditunjukan dengan pemberantasan tindak kejahatan dan juga pemberian pelayanan terhadap pelaku tindak pidana yang telah berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan dengan memberikan pembinaan dan pembimbingan. Di dalam Lembaga Pemasyarakatan pada umumnya dan lebih khususnya di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Yogyakarta, pelaku tindak pidana atau warga binaan pemasyarakatan diberikan pembinaan dan pembimbingan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan. Pemberian pembinaan dan pembimbingan memerlukan profesi yang mampu memberikan perbaikan terhadap perubahan sikap dan perilaku dari pelaku tindak kejahatan. Seperti psikolog, konselor dan juga pekerja sosial. Pekerjaan sosial merupakan sebuah profesi yang sangat dibutuhkan dalam setting apapun, baik dalam pemberdayaan masyarakat, medis, dan juga dalam setting koreksional (Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan, dan Balai Pemasyarakatan). Di dalam Lembaga Pemasyarakatyan Klas II A Yogyakarta, istilah pekerja sosial tidak ada, namun ada istilah yang dapat direpresentasikan sebagai seorang pekerja sosial, yaitu wali pemasyarakatan, karena peran-peran yang ada di dalam pekerjaan sosial dapat dilakukan dengan menjadi wali pemasyarakatan. Oleh karena itu kita perlu mengetahui mengapa warga binaan pemasyarakatan perlu mendapatkan pembinaan dan pembimbingan dari pekerja sosial atau wali pemasyarakatan dan juga peran apa saja yang dapat dilakukan oleh pekerja sosial dalam bidang kriminalitas di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Yogyakarta. Untuk mengetahui akan hal tersebut, maka dari itu dalam penelitian ini mengungkap fakta dilapangan yaitu di dalam Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Yogyakarta. Sedangkan penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif, yakni berupaya menghimpun data, mengolah data dan menganalisis data secara kualitatif dengan tujuan agar dapat memperoleh informasi yang mendalam tentang apa yang menjadi penelitian. Hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa warga binaan pemasyarakatan memerlukan pembinaan dan pembimbingan dari pekerja sosial atau wali pemasyarakatan guna menjadi manusia yang lebih baik dan dapat diterima kembali di dalam masyarakat, dan juga dalam setting koreksional, seorang pekerja sosial atau wali pemasyarakatan dapat berperan sebagai enabler atau fasilitator, broker, mediator dan juga pendidik. Kata Kunci : Peran Pekerja Sosial, Kriminalitas dan Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Yogyakarta

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. H. Suisyanto, M. Pd
Uncontrolled Keywords: Peran Pekerja Sosial, Kriminalitas dan Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Yogyakarta
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Kesejahteraan Sosial (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 04 Dec 2013 07:37
Last Modified: 21 Oct 2015 01:29
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/9643

Actions (login required)

View Item View Item