PERAN LEMBAGA PENGAJIAN SEGORO TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT (STUDI DI DUSUN POTORONO RT 01 DAN RT 09, DESA POTORONO, BANGUNTAPAN, BANTUL)

GALANG RUSIMA, NIM. 09720020 (2013) PERAN LEMBAGA PENGAJIAN SEGORO TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT (STUDI DI DUSUN POTORONO RT 01 DAN RT 09, DESA POTORONO, BANGUNTAPAN, BANTUL). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (PERAN LEMBAGA PENGAJIAN SEGORO TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT (STUDI DI DUSUN POTORONO RT 01 DAN RT 09, DESA POTORONO, BANGUNTAPAN, BANTUL))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PERAN LEMBAGA PENGAJIAN SEGORO TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT (STUDI DI DUSUN POTORONO RT 01 DAN RT 09, DESA POTORONO, BANGUNTAPAN, BANTUL))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (759kB)

Abstract

Dusun Potorono RT 01 dan RT 09 termasuki wilayah yang memiliki citra negatif yang terlihat dari banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat setempat yang melanggar aturan dan norma Negara yang sudah berlangsung cukup lama. Tokoh pemuda justru lebih tertarik untuk menjalankannya sebagai kegiatan sehari-hari yang lumrah. Selain itu tidak ada tokoh yang dianggap sebagai penggerak untuk merubah perilaku masyarakat setempat untuk berubah kedalam arah yang baik sesuai agama. Kemudian dibentuk Lembaga Pengajian Segoro yang memiliki basik Islam di dalam memberikan pola organisasi kepemudaan bagi warga Dusun Potorono RT 01 dan RT 09 dibidang peningkatan kesadaran keagamaan. Disini Lembaga Pengajian Segoro memiliki manfaat ganda sebagai kegiatan positif bagi pemuda serta menjadi alat untuk menjauhi kegiatan negatif didalam pola kehidupan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran beribadah di Dusun Potorono RT 01 dan RT 09. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Lembaga Pengajian Segoro terhadap perubahan perilaku masyarakat Dusun Potorono RT 01 dan RT 09. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah Teori Giddens dan dibantu oleh teori Smelser. Teori Smelser digunakan untuk menganalisis faktor yang menentukan suatu perubahan. Hal ini karena perubahan sosio kultural yang terjadi di desa Potorono tidak lepas dari faktorfaktor yang mempengaruhi seperti yang dikemukakan oleh Smelser. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisa data peneliti menggunakan Teknik Analisis Interaktif Miles dan Huberman dimana teknik analisis ini terdiri dari tiga komponen, yakni: reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (drawing conclusions). Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Lembaga Pengajian Segoro yaitu sebagai 1) menjadi sebuah struktur untuk merubah perilaku, 2) faktor pendorong untuk berubah, 3) sebagai mobilisator perubahan, 4) pelaksana kontrol sosial. Peran didalam 4 hal ini menyebabkan Lembaga Pengajian Segoro mampu merubah perilaku masyarakat dusun Potorono RT 01 dan RT 09. Kata Kunci : Lembaga Pengajian Segoro, Perubahan Perilaku, Masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Napsiah, S.Sos., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Lembaga Pengajian Segoro, Perubahan Perilaku, Masyarakat.
Subjects: Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 17 Dec 2013 07:34
Last Modified: 29 Dec 2015 08:07
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/9681

Actions (login required)

View Item View Item