MOTIVASI NASABAH LEMBAGA KEUANGAN SYARI'AH BMT RIZKY MULIA JARINGAN AMRATANI GROUP

MUH DUKHA - NIM. 02541127, (2008) MOTIVASI NASABAH LEMBAGA KEUANGAN SYARI'AH BMT RIZKY MULIA JARINGAN AMRATANI GROUP. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Baitul Maal Wat Tanwil (BMT) merupakan salah satu lembaga mikro syari'ah yang dalam operasionalnya mengacu pada Lembaga Keuangan Syari'ah seperti Bank umum Syari'ah. Baitul Maal Wat Tanwil (BMT) menggunakan konsep sesuai dengan Al-Qur'an dan Hadist. Operasional nyata lembaga keuangan ini dalam kehidupan masyarakat luas adalah bertujuan untuk meningkatkan kemaslahatan umat dalam kehidupannya di dunia hingga di akhirat. Keberadaan lembaga keuangan masyarakat -BMT Riski Mulia- berbasis pada penerapan norma-norma agama (Syari'ah Islam) dalam realitasnya di tengah masyarakat bertindak sebagai Lembaga Keuangan informal. Adapu bentuk kegiatan yang menunjang terwujudnya kemaslahatan secara duniawi adalah: pembentukan komunitas yang berkonsentrasi dibidang penyediaan uang (simpan pinjam) dengan modal awal sebesar 5 s/d 10 juta. Modal ini diperoleh dari adanya akat, infaq, shadaqah, koperasi, ataupun badan lain yang telah ada, seperti: hartawan dan aghniya' serta kontribusi besar dari kepala kecamatan Minomartani sekaligus pelindung operasional lembaga ini. Selain dari pada itu, modal juga berasal dari para pendiri BMT yang terdiri dari tokoh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan motif yang mempengaruhi masyarakat menjadi nasabah di BMT Rizki Mulia jaringan Amratani Group. Melalui penelitian ini, diharapkan hasil yang dicapai dapat berguna bagi masyarakat secara luas dan para akademisi yang belajar dibidang socsiologi agama secara khusus. Metode yang digunakan dalam mengungkap dan mengetahui motif yang berpengaruh terhadap penentuan pilihan menjadi nasabah di BMT Rizki Mulia jaringan Amratani Group ini adalah metode penelitian kualitatif. Demi sebuah hasil yang objektif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Setelah semua data terkumpul, maka data tersebut akan dianalisis dengan cara analisis diskriptif. Dari hasil penelitian ini ditemukan suatu kesimpulan bahwa motif yang berpengaruh terhadap penentuan masyarakat dalam hal bergabung atau menjadi nasabah yaitu motif biogenetis, sosiogenetis dan teogenetis. Adapun motivasi terbesar mereka untuk menjadi nasabah adalah motivasi sosiogenetis yang kehadirannya dominan dipicu oleh adanya peergroup. Motivasi teogenetis merupakan alasan kedua seseorang menjadi nasabah yaitu mengamalkan Al-Quran. Motivasi biogenetis seseorang menjadi nasabah BMT merupakan alasan ketiga pada hasil penelitian ini. Agama hanya bisa dipahami dengan melihat peran sosial yang dimainkannya dalam menyatukan komunitas masyarakat di bawah satu kesatuan ritual dan kepercayaan umum. Oleh karena itu, lembaga keuangan informal seperti BMT berperan penting dalam mendistribusikan dan mengontrol harta dalam masyarakat dan peran ini dimainkan lewat keyakinan dan institusiinstitusi yang ada. br br

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I : Nurus Sa'adah S.Psi., M.Psi,Psi.; Pembimbing II : Munawar Ahmad, S.F, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Motivasi, Nasabah, Lembaga Keuangan Syari'ah
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:40
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/981

Actions (login required)

View Item View Item