%0 Thesis %9 Skripsi %A IRFAN MASHURI , NIM. 09470110 %B FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN %D 2014 %F digilib:11257 %I UIN SUNAN KALIJAGA %K Kata kunci: konsep ESQ, karakter religius, peserta didik %T KONSEP EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ) DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK (STUDI PEMIKIRAN ARY GINANJAR AGUSTIAN) %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/11257/ %X Irfan Mashuri. Konsep Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik (Studi Pemikiran Ary Ginanjar Agustian). Skripsi. Yogyakarta: Faklutas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga 2013. Penelitian ini memiliki latar belakang bahwasannya karakter anak bangsa telah mengalami degradasi dengan terlihatnya kasus korupsi, tawuran dan kerusuhan. Maka diperlukan pendidikan karakter religius berdasarkan konsep ESQ Ary Ginanjar Agustian. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui konsep emotional dan spiritual (ESQ) Ary Ginanjar Agustian; (2) mengetahui konsep ESQ dalam membentuk karakter religius peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka (library research), maka metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode deskriptifanalitik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pemikiran ESQ Ary Ginanjar Agustian, dengan bersandarkan pada sumber buku Ary Ginanjar Agustian. Hasil penelitian ini adalah: (1) konsep emotional spiritual quotient;. Konsep utama dari ESQ adalah Zero Mind Process (ZMP) sebagai proses penjernihan emosi sehingga mencapai God Spot atau fitrah , 6 asas atau orbit untuk membangun mental, dan 5 prinsip untuk membangun kekuatan pribadi dan sosial ( personal and social strenght). (2) konsep ESQ dalam membentuk karakter religius peserta didik; konsep ESQ memiliki keterkaitan dalam pembentukan karakter religius peserta didik didasarkan pada asumsi berikut: (a) Proses penjernihan emosi bertujuan untuk menjaga potensi hati agar tetap berada pada fitrahnya;(b) Pembangunan mental seseorang agar memiliki prinsip hidup yang dapat membawanya kepada kebenaran dan kebahagiaan . Prinsip-prinsip yang dimaksud ialah prinsip satu, prinsip malaikat, prinsip kepemimpinan, prinsip pembelajaran, prinsip masa depan dan prinsip keteraturan;(c) Ketangguhan pribadi ialah penetapan misi "Dua kalimat Syahadat", pembangunan karakter (character building) shalat lima waktu, pengendalian diri (self controlling) puasa;(d) Ketangguhan sosial merupakan penjabaran dari prinsip zakat dan haji di dalam Rukun Islam. %Z Pembimbing : Dra. Hj. Wiji Hidayati, M.Ag