eprintid: 13330 rev_number: 31 eprint_status: archive userid: 71 dir: disk0/00/01/33/30 datestamp: 2014-07-02 02:41:47 lastmod: 2016-04-19 01:23:32 status_changed: 2014-07-02 02:41:47 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: ENDAH TIARA FURI , NIM. 10350005 title: ANALISIS PENGALAMAN HAKIM PENGADILAN AGAMA TERHADAP KEBIJAKAN MUTASI HAKIM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBENTUKAN KELUARGA SAKINAH (STUDI DI PENGADILAN AGAMA KELAS IA YOGYAKARTA) ispublished: pub subjects: PB divisions: jur_aas full_text_status: restricted note: Pembimbing : Prof. Dr. Khoiruddin Nasution, MA. abstract: Profesi hakim yang memiliki kebijakan mutasi setiap 2-5 tahun sekali tidak jarang menjadikan hakim terpisah jauh dari keluarganya. Keluarga atau pasangan tidak selamanya dapat dibawa bersamaan dengan tempat pemindahan mutasi hakim. Berpisah tinggal dengan keluarga, suami atau istri dan anak-anak dapat menjadi katalisator terjadinya perselingkuhan. Hal ini didukung dengan fakta di lapangan bermunculan kasus pelanggararan kode etik 12 hakim seputar kasus asusila berupa dugaan perselingkuhan. Ada hakim yang akhirnya terlibat kasus perselingkuhan, namun banyak juga hakim yang mampu bertahan dan mencapai keluarga sakinah. Penelitian ini memfokuskan pada bagaimana ketercapaian tujuan mutasi hakim, bagaimana pandangan para hakim terhadap kebijakan mutasi hakim serta pengaruhnya terhadap pembentukan keluarga sakinah para hakim. Penelitian ini bersifat deskriptif-analisis, yakni mendeskripsikan data yang dikaji secara sistematis dan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Penyusun mendeskripsikan terlebih dahulu mengenai bagaimana pencapaian tujuan mutasi hakim berdasarkan 139/KMA/SK/VIII/2013, serta meminta pandangan mengenai kriteria keluarga sakinah hakim di Pengadilan Agama Kelas IA Yogyakarta dan dilanjutkan dengan menganalisis hasil deskripsi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif, yaitu menarik kesimpulan dengan memberikan gambaran atau menjabarkan terhadap data hasil questioner dan wawancara terhadap 9 dari 11 hakim Pengadilan Agama yang telah terkumpul dalam bentuk uraian kalimat sehingga menghantarkan pada kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan, bahwa Pencapaian tujuan mutasi hakim di Pengadilan Agama Kelas IA Yogyakarta telah terlaksana, meliputi mengisi kekosongan formasi di pengadilan, meminimalisir terbentuknya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, pelaksanaan prinsip reward and punishment. Namun, 2 tujuan mutasi hakim belum terlaksana dengan optimal, yakni penyegaran hakim agar dalam memberikan pelayanan hukum dan keadilan kepada masyarakat serta memberikan pengalaman regional dan nasional melalui mutasi betahap, sehingga dibutuhkan mutasi yang obyektif, proporsional dan berkeadilan disertai pemenuhan fasilitas yang memadai. Keluarga sakinah Hakim Pengadilan Agama Kelas IA Yogyakarta sama dengan keluarga sakinah secara umum meliputi aspek keseimbangan hak dan kewajiban antara suami istri, pengasuhan dan pendidikan anak, aspek sosial yang harmonis disertai kemakluman dari pasangan atas kekurangan pemenuhan kewajiban yang tak bisa dielakkan. Mutasi berpengaruh pada keluarga hakim menjadi tidak sakinah pada 3 dari 9 responden dengan presantese 33,33%, kebijakan mutasi tidak berpengaruh pada keluarga hakim menjadi tidak sakinah pada 6 dari 9 responden dengan presentase 66,66%. Secara keseluruhan, dapat diambil kesimpulan bahwa kebijakan mutasi hakim tidak berpengaruh pada keluarga hakim Pengadilan Agama Kelas IA Yogyakarta menjadi tidak sakinah. date: 2014-06-16 date_type: published institution: UIN SUNAN KALIJAGA department: FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: ENDAH TIARA FURI , NIM. 10350005 (2014) ANALISIS PENGALAMAN HAKIM PENGADILAN AGAMA TERHADAP KEBIJAKAN MUTASI HAKIM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBENTUKAN KELUARGA SAKINAH (STUDI DI PENGADILAN AGAMA KELAS IA YOGYAKARTA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/13330/2/BAB%20I%2C%20V%2C%20DAFTAR%20PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/13330/1/BAB%20II%2C%20III%2C%20IV.pdf