@phdthesis{digilib14632, month = {June}, title = {INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN TAUHID MELALUI MENU SAJIAN TRADISI KENDURI DI DESA WUKIRSARI, CANGKRINGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA }, school = {UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA}, author = {NIM. 10411066 BAMBANG IRAWAN }, year = {2014}, note = {Pembimbing : Dr. Sangkot Sirait, M.Ag }, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/14632/}, abstract = {BAMBANG IRAWAN. Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Tauhid Melalui Menu Sajian Kenduri di Desa Wukirsari, Cangkringan Sleman. Skripsi. Yogyakarta: jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, 2014. Latar belakang penelitian ini adalah permasalahan mendasar tentang pendidikan Islam. pendidikan Islam tidak hanya di bangku sekolah atau pun di pondok pesantren. Pendidikan juga terjadi di tengah-tengah budaya local Jawa yaitu Kenduri. Dalam budaya Kenduri terdapat menu sajian yang memiliki nilai-nilai tentang ajaran Islam, salah satunya adalah tauhid.Tauhid, setiap umat Islam tidak dapat diakatakan sebagai umat muslim jika tidak menerima ajaran tauhid dalam dirinya. Pendidikan nilai-nilai Islam yang ada dalam menu sajian kenduri yaitu tauhid, di Wukirsari tokoh agama yaitu modin, kyai, ulama, dll. Berperan penting dalam internalisasi nilai-nilai tauhid melalui menu sajian kenduri. Penanaman nilainilai pendidikan tauhid melalui menu sajian kenduri dilakukan secara kontinyu. Dalam proses ini tokoh agama memegang penuh kendali terhadap arah pembelajaran yang terjadi saat internalisasi dilakukan dengan media menu sajian kenduri.. proses penanaman nilai-nilai tauhid melalui menu sajian kenduri di Wukirsari Cangkringan bertujuan tidak hanya kristalisasi terhadap pemahaman dan aplikasi nilai tauhid, namun juga bertujuan menyadarkan masyarakat Wukirsari tentang tenggang rasa terhadap Allah, orang lain danalam.. Ada beberapa metode yang diterapkan dalam penanaman nilai-nilai tauhid melalui menu sajian kenduri di Wukirsari Cangkringan Sleman. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa saja nilai-nilai tauhid yang ada dalam menu sajian kenduri, bagaimana cara menanamkan nilai-nilai tauhid melalui menu sajian kenduri dan apa kontribusi budaya kenduri terhadap pendidikan agama Islam di Wukirsari. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan bagaimana Internalisasi nilai-nilai tauhid melalui menu sajian kenduri di Wukirsari Cangkringan Sleman serta peran kenduri terhadap pendidikan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil latar desa Wukirsari, Cangkringan Sleman Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara mendalam, dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari makna itulah ditarik kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan mengadakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan: (1) dalam menu sajian kenduri di desa Wukirsari Cangkringan Sleman terdapat nilai-nilai pendidikan tauhid yang mengajarkan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan manusia dengan Allah, dengan manusia lain dan dengan alam. (2) proses penanaman nilai-nilai pendidikan tauhid dilakukan dengan dua cara yaitu metode indoktrinasi dan suritauladan. masyarakat di berikan pengetahuan oleh modin dan ulama secara mendalam terkait makna dan nilai-nilai tauhid dalam menu sajian kenduri pada saat kenduri berlangsung. Kemudian metode suritauladan. Metode ini dilakukan oleh tokoh agama Islam di Wukirsari tentang penerapan nilai-nilai tauhid dalam menu sajian kenduri dalam kehidupan. (3) kontribusi kenduri terhadap pendidikan agama Islam di Wukirsari. Nilai tauhid dalam menu sajiankenduri adalah manifestasi dari pendidikan agama Islam yang bertujuan menjadikan manusia yang beriman kepada Allah Swt. Kontribusinya terhadap pendidikan agama Islam adalah nilai yang ada dalam kenduri merupakan bagian dari pendidikan agama Islam yang saling mengisi dan tidak terpisahkan. Apabila kedua hal tersebut terpisah, maka pendidikan agama Islam tidak dapat dilakukan. } }