@phdthesis{digilib16719, month = {May}, title = {KONTRIBUSI ISLAM DALAM PERGERAKAN NASIONAL TAHUN 1900-1942 PERSPEKTIF NOVEL TETRALOGI PRAMOEDYA}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM. 09123016 SARTI?AH}, year = {2015}, note = {Dr. Muhammad Wildan, M. A.}, keywords = {kontribusi Islam, novel, pergerakan nasional, organisasi}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/16719/}, abstract = {Islam merupakan agama yang dominan di Indonesia. Islam telah masuk ke Indonesia sejak berabad-abad tahun yang lalu. Terlepas dari kapan masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia, perenannya dalam sejarah nasional Indonesia tidak perlu diragukan lagi, baik sebagai dasar solidaritas nasional, dasar motivasi dan sikap ideologis, maupun sebagai unsur pendorong atau pengesahan perubahan kultural dan struktural, terlebih lagi dewasa ini sebagian besar bangsa Indonesia mengaku beragama Islam sekalipun kepastian jumlahnya tidak diketahui secara tepat. Hal ini mencerminkan bahwa secara material sejarah umat Islam Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah nasional Indonesia secara keseluruhan. Kontribusi Islam dalam sejarah pergerakan nasional tersebut dapat diketahui dengan menganalisis karya sastra sejarah seperti novel. Salah satu novel yang mengambarkan kontribusi Islam dalam pergerakan nasional adalah novel karya Pramoedya Ananta Toer, yaitu Tetralogi Buru, yang terdiri dari Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Dengan melakukan penelitian pustaka (library research) dan menggunakan teori strukturalisme genetik yang dikembangkan oleh Lucien Goldmann dan George Lukacs, peneliti berusaha memahami proses kemunculan, tokoh-tokoh, dan kontribusi Islam dalam pergerakan nasional. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa pergerakan nasional muncul sebagai akibat dari ketidakpuasan terhadap kebijakan-kebijakan yang berlaku. Pergerakan ini dipelopori oleh golongan muda berpendidikan dengan cara membentuk organisasi-organisasi modern, seperti Boedi Oetomo dan beberapa diantaranya menggunakan unsur Islam sebagai ideologi pemersatu dan sebagai wadah seperti Syarikat Priyayi dan Syarikat Dagang Islam. Keywords: kontribusi Islam, novel, pergerakan nasional, organisasi} }