@phdthesis{digilib17036,
           month = {June},
           title = {SOSIALISASI KEAGAMAAN PADA ANAK  DALAM KELUARGA DI DUSUN LEMAHDADI RT 02 BANGUNJIWO KASIHAN BANTUL},
          school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA},
          author = {NIM. 11540018 WAHYUNINGSIH},
            year = {2015},
            note = {Rr. Siti Kurnia Widiastuti, S.Ag, M.Pd, M.A.},
        keywords = {keluarga, agama dan sosialisasi keagamaan},
             url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/17036/},
        abstract = {Keluarga merupakan institusi pendidikan informal yang mempunyai
tugas mengembangkan kepribadian anak dan mempersiapkan anak menjadi
anggota masyarakat yang baik. Peranan keluarga terutama orang tua dalam
membantu anak menyesuaikan diri dengan lingkungannya tercermin dalam
sosialisasi. Begitu pula dalam sosialisasi keagamaan. Proses sosialisasi
keagamaan ini akan terus berlangsung seumur hidup sehingga
mempengaruhi perilaku seseorang.
Sosialisasi adalah proses mempelajari dan menghayati norma, nilai,
peran supaya individu bisa berpartisipasi secara efektif dalam lingkungan
masyarakat. Sosialisasi adalah satu sarana yang mempengaruhi kepribadian
seseorang. Penelitian ini membicarakan tentang sosialisasi keberagamaan
pada anak, dan melihat keluarga khususnya orang tua dalam
mensosialisasikan pendidikan agama pada anak. Penelitian ini mengambil
lokasi di Dusun Lemahdadi, Kelurahan Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan,
Kabupaten Bantul dengan ruang lingkup yang dipersempit yaitu Dusun
Lemahdadi RT 02. Sebagai nara sumber adalah Ibu-ibu di Dusun
Lemahdadi RT 02 yang dengan latar belakang berbeda-beda, yaitu dari
keluarga dengan tingkat religiusitas tinggi, keluarga dengan tingkat
religiusitas sedang dan keluarga dari tingkat religiusitas rendah.
Sosialisasi keberagamaan anak dalam keluarga berbeda-beda
tergantung pada karakter keluarga meliputi tingkat religiusitas orang tua,
pendidikan juga pekerjaan orang tua. Hal ini dapat dilihat dari cara para
orang tua mensosialisasikan nilai, norma dan peran yang diperlukan anak
sehingga dapat berperan aktif dalam keluarga maupun lingkungannya.
Pengaruh sosialisasi keagamaan anak terlihat pada perilaku,
religiusitas dan tindakan anak baik kepada keluarga maupun lingkungan
masyarakat. Faktor yang mempengaruhi agama ada 2, yaitu faktor intern
yaitu diri sendiri, meliputi kapasitas diri dan pengalaman; dan faktor ekstern
yaitu lingkungan, meliputi tradisi agama dan pendidikan yang diterima.}
}