%0 Thesis %9 Skripsi %A ENY RACHMAWATI, NIM. 01391099 %B FAKULTAS SYARI'AH %D 2007 %F digilib:18078 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K pegadaian syari'ah, pegadaian konvensional %P 105 %T ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT KEPUASAN NASABAH PADA PEGADAIAN SYARI'AH DAN PEGADAIAN KONVENSIONAL (STUDI KASUS PADA PEGADAIAN SYARI'AH KUSUMANEGARA DAN PEGADAIAN KONVENSIONAL CABANG LEMPUYANGAN TAHUN 2006) %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/18078/ %X Kepuasan maupun ketidakpuasan pelanggan menjad' topik yang hangat dibicarakan pada tingkat internasional, nasional, industri dan perusahaan. Kepuasan pelanggan (nasabah) ditentukan oleh kualita:; barang/jasa yang dikehendaki pelanggan, sehinggajaminan kualitas menjadi preoritas utama bagi setiap perusahaan, yang pada saat ini khususnya dijadikan sebagai tolak ukur keunggulan daya saing perusahaan.Untuk dapat bersaing dengan pegadaian konvensional, hal utama yang harus dipreoritaskan Pegadaian Syariah Kusumanegara adalah kepuasan nasabah. Pimpinan harus tahu betul apa saja yang dianggap penting oleh nasabah dan berusaha untuk menghasilkan kinerja (performance) yang sebaik mungkin sehingga dapat memuaskan pelanggan. ltulah sebabnya, perlu dilakukan importance and performance analysis. Dalam pengkajian ini yang menjadi objek penelitian adalah Pegadaian Syariah Kusumanegara dan Pegadaian (Konvensional) Cabang Lempuyangan, dengan memfokuskan pada perbandingan tingkat kepuasan nasabah pada kedua pegadaian. Dengan melah.ukan pembandingan, diharapkan kualitas pelayanan dari kedua pegadaian dapat diketahui dengan lebih jelas. Kualitas pelayanan yang menjadi variabel dalam penelitian ini meliputi Responsiveness yang diartikan sebagai ketanggapan pelayanan yang diwujudkan dengan segera dimulainya pelayanan segera setelah nasabah tiba dan singkatnya waktu menunggu sebelum dilayani, kedua Availability of Service yang ditunjukkan dengan keberadaan staf ketika mereka dibutuhkan dan keberadaan jenis layanan, ketiga Speed of Transaction yang diartikan sebagai kecepatan transaksi yang diwujudkan dengan singkatnya waktu menyelesaikan transaksi dan cepatnya melakukan transaksi, keempat: Profesionalisme yang diartikan sebagai kemampuan melayani nasabah dengan cara menyenangkan seperti cara bicara yang menyenangkan dan pengetahuan staf dalam melakukan transasi, dan kelima: Over all Satisfirction with Service yang diartikan sebagai kepuasan menyeluruh yang diwujudkan dengan mutu cara teller memperlakukan nasabah dan pelayanan yang sesuai harapan. Setelah dilakukan importance and performance analysis, maka analisis dilanjutkan dengan menggunakan diagram kartesius. Analisis ini untuk mengetahui faktor-faktor mana saja yang menjadi preoritas utama, preoritas rendah, serta mana yang perlu dipertahankan. Selanjutnya dilakukan perbandingan tingkat kepuasan nasabah pada kedua pegadaian dengan uji t (t test). Dari pengujian tersebut diketahui bahwa tidak ada perbedaan tingkat kepuasan nasabah yang sig.nifikan antara Pegadaian Syariah Kusumanegara dan Pegadaian Cabang Lempuyangan. %Z Drs. Yusuf Khoiruddin, SE, MSi,