TY  - JOUR
ID  - digilib19453
UR  - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/19453/
IS  - No.1
A1  - Suryadilaga, Muhammad Alfatih
N2  - Artikel ini menguraikan setidaknya tiga persoalan penting,
terkait dengan bagaimana pembacaan hadis-hadis Nabi Saw
melalui sudut pandang antropologi sebagai ilmu yang terkait
dengan manusia, mengapa hal ini perlu dilakukan, kemudian
seperti apa contoh implikasinya dalam pemahaman terhadap sebagian hadis-hadis Nabi saw. Hal ini menjadi penting untuk
didiskusikan karena bagaimanapun juga keberagamaan Muslim
kerap menyentuh sisi-sisi kemanusiaan serta kemasyarakatan yang
dinamis, senantiasa berubah dan berkembang. Fungsinya adalah
supaya hadis sebagai pedoman kedua umat Muslim setelah al-
Qur?an menjadi shalih li kulli zaman wa makan. Kemudian dengan
menggunakan metode deskriptif analitis, serta memfokuskan pada
penelitian terhadap hadis-hadis yang menerangkan tentang
beberapa tatacara pelaksanaan shalat, memberikan simpulan
bahwa jikalau dibaca dengan pendekatan antropologi, maka hadishadis
tersebut bersifat historis temporal. Artinya membutuhkan
pemahaman dan pengejawantahan yang mesti disesuaikan dengan
kondisi umat manusia di setiap zaman. Contohnya adalah bentuk
bangunan masjid yang sejak masa Nabi sampai sekarang telah
banyak sekali mengalami perubahan. Sehingga berarti tatanan
peribadatan yang terkait dengannya pun menyesuaikan bentuk
perubahan tersebut, seperti barisan jamaah atau shaf, penggunaan
sutrah, pelaksanaan shalat di atas kendaraan, tanah lapang,
perahu, hingga dianjurkannya Muslimah untuk berjamaah di
masjid dan sebagainya.
Kata Kunci: hadis, antropologi, masjid, tata cara beribadah
VL  - Vol.31
TI  - PEMBACAAN HADIS DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI
AV  - public
EP  - 22
Y1  - 2014/01/01/
PB  - Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
JF  - ALQALAM Jurnal Kajian Keislaman
KW  - hadis
KW  -  antropologi
KW  -  masjid
KW  -  tata cara beribadah
SN  - 1410-3222
SP  - 1
ER  -