%0 Book
%A SUBIYANTORO, -
%B Buku Ajar
%C Yogyakarta
%D 2016
%F digilib:20607
%I Samudra Biru
%K Sosiologi, pendidikan Islam
%N No. 1
%P 156
%T DIMENSI SOSIOLOGI PENDIDIKAN ISLAM : • Kultur Sekolah  • Kultur Madrasah  • Konsep Nilai Humanis-Religius  • Pendidikan Nilai dan Implementasinya
%U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/20607/
%V Vol. 1
%X Puji syukur Alkhamdulillahi Robbil ‘Alamin, penulis panjatkan  ke hadirat Allah SWT, yang senantiasa melimpahkan rahmat dan  hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan  buku ini yang berjudul Dimensi Sosiologi Pendidikan Islam, yang  meliputi pembahasan tentang kultur Sekolah dan Madrasah, konsep  nilai humanis-religius, pendidikan nilai dan implementasinya.  Buku ini terdiri dari lima bagian, dimulai dari orientasi umum  sosiologi pendidikan Islam, dilanjutkan dengan pembahasan kultur  Sekolah maupun Madrasah, kemudian nilai-nilai humanis-religius  dalam pendidikan. Dua bagian terakhir dari buku ini membahas  tentang pendidikan nilai humanis-religius dan implementasinya  dalam dunia pendidikan dengan berbasis kultur Madrasah  dan Sekolah. Pada bagian akhir pembahasan buku ini bersifat  mengantarkan tentang bagaimana kerangka konseptual pendidikan  nilai humanis religius melalui kultur Sekolah atau Madrasah.  Keinginan menulis dan menerbitkan buku ini, tidak lain dilatar  belakangi oleh kepedulian penulis terhadap kondisi masyarakat  sekolah maupun masyarakat madrasah saat ini, yang nuansa  pembelajarannya cenderung bersifat legal formal yang seakan  mengejar target kelulusan semata. Sehingga nuansa pendidikan  yang berlangsung kadang cenderung menekan peserta didik,  akibatnya dalam bidang religiusitasnyapun bersifat pemahaman  dan pengamalan yang parsial dan tidak utuh. Padahal agama itu  seharusnya difahami dan diamalkan tidak sekedar ritual, tetapi  semestinya menjadi “sistem kehidupan” setiap manusia, yang  perlu dididikkan kepada peserta didik di Sekolah atau Madrasah  secara manusiawi juga. Itulah kemudian mengapa muncul ide  tentang bagaimana pendidikan humanis-religius itu dikembangkan  di Sekolah atau Madrasah, yang harapan akhirnya di masyarakat  akan lahir manusia-manusia yang memiliki pemahaman dan  berujud pada pengamalan religius yang utuh, sehingga juga pasti  akan bersifat dan bersikap humanis dalam kehidupannya. Dengan selesainya penulisan buku ini, penulis menyampaikan  terima kasih kepada bapak Prof. Sodiq A. Kuntoro dan bapak  Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag. bapak Prof. Suyata, Ph. D.; penulis  menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas  arahan, bimbingan, dan dorongan sebagai konsultan, yang telah  diberikan kepada penulis. Kepada bapak Prof. Zamroni, Ph.D., ibu  Prof. Darmiyati Zuhdi, Ed. D. Penulis menyampaikan terima kasih  juga atas reviewnya, sehingga berbagai saran perbaikan dapat  diberikan kepada penulis dalam penulisan disertasi yang kemudian  disusun menjadi buku ini. Atas masukan beliau-beliau itulah karya  ini menjadi layak dan lebih baik karena berbagai berbagai saran  dan masukannya.  Kepada keluarga tercinta, isteri Erna Kustriningsih, BA, dan  anak-anak Zahro Varisna Rohmadani, S. Psi., M.Psi. Psikolog serta  Tio Afif Fahrian, ibunda R. Sastropawiro beserta kakak-kakak,  ibunda Hj. Kumaryati beserta kakak-adik, penulis menyampaikan  penghargaan yang tulus atas pengertian, dorongan, dan do’a yang  diberikan kepada penulis untuk dapat menyelesaikan penulisan  ini. Tanpa pengertian, dorongan, dan do’a mereka, buku ini  tidak dapat selesai dengan baik. Kepada pihak-pihak lain, yang  tidak memungkinkan untuk disebutkan satu persatu, yang telah  membantu dan memungkinkan terselesaikannya buku ini, penulis  juga menyampaikan terima kasih.  Mudah-mudahan amal baik mereka yang telah membantu  penulis dalam menyelesaikan penulisan ini diberikan balasan yang  lebih baik oleh Alloh SWT, “Jazakumullah Khairan Katsira”. Mudahmudahan  buku ini memberikan manfaat dalam dunia pendidikan di  Indonesia pada umumnya, dan kepada para pengelola pendidikan  madrasah maupun sekolah, terutama dalam bidang pendidikan  karakter nilai-nilai humanis-religius yang sangat diharapkan oleh  masyarakat luas. Tiada gading yang tak retak, maka kritik dan  saran dari para pembaca budiman sangat penulis harapkan, demi  perbaikan isi, substansi serta tata tulis dari buku ini.