@mastersthesis{digilib27522, month = {May}, title = {IMPLEMENTASI PENGETAHUAN PEKERJAAN SOSIAL DALAM PRAKTEK PEKERJA SOSIALDI BALAI REHABILITASI TERPADU PENYANDANG DISABILITAS (BRTPD) YOGYAKARTA}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM. 1520010073 FURQON}, year = {2017}, note = {Dr. Lathiful Khuluq, M.A. Ph.D}, keywords = {Implementasi, Pengetahuan Pekerjaan Sosial, Pekerja Sosial}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/27522/}, abstract = {Pengetahuan dalam pekerjaan sosial merupakan hal mendasar dalam suatu profesi pekerjaan sosial, jika pengetahuan tidak dipahami dengan baik maka dalam praktiknya sebagai seorang pekerja sosial tidak akan mampu melaksanakan praktiknya dengan baik. Pekerjaan sosial adalah sebuah profesi yang berlandaskan pengetahuan, Sehingga suatu praktek pertolongan profesional sudah seharusnya berlandaskan pada batang tubuh pengetahuan yang jelas, sehingga pengembalian keberfungsian sosial sesorang dilandasi dengan pahamnya seseorang dalam melaksanakan praktik sebagai pekerja sosial. Dari konteks tersebut penelitian ini ingin nerespon dua pertanyaan penting yaitu: (1)Bagaimanakah implementasi pengetahuan pekerjaan sosial di BRTPD Yogyakarta. (2) Apa saja kendala yang dihadapi dalam implementasi pengetahuan pekerjaan sosial dalam praktik pekerja sosial praktik di BRTPD Yogyakarta. Guna memperoleh gambaran yang mendalam mengenai konsep tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif yang mana peneliti mencoba menggambarkan subyek penelitian. Metode pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam implementasi pengetahuan pekerjaan sosial di BRTPD adalah dengan menerapkan beberapa tahapan-tahapan dalam proses pelayanannya yaitu dengan pendekatan awal, penerimaan, pelayanan dan rehabilitasi, Resosialisasi, pembinaan lanjut dan terminasi. Keseluruhan konsep ini terdapat beberapa hal yang digunakan dalam melakukan praktik pekerja sosial yang ada di BRTPD Yogyakarta. Namun pada aspek tersebut tentu memiliki kendala yang menjadi faktor penghambat dalam implementasi Pengetahuan tersebut yaitu ; para pekerja sosial yang bekerja di BRTPD merupakan pekerja sosial yang bukan berlatar belakang pendidikan pekerjaan sosial/kesejahteraan sosial hanya satu dari lima pekerja sosial, sehingga dalam prakteknya mereka kurang memahami pengetahuan dasar akan pekerjaan sosial.} }