@phdthesis{digilib28837, month = {September}, title = {RELASI SOSIAL MANTAN PENDERITA KUSTA DENGAN MASYARAKAT DESA WANTILGUNG (STUDI KASUS : DESA WANTILGUNG KECAMATAN NGAWEN KABUPATEN BLORA}, school = {UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta}, author = {NIM. 11250017 DZULFIKAR ZAKKY MUBAROK}, year = {2017}, note = {Drs. H. Suisyanto, M. Pd}, keywords = {Relasi Sosial, Mantan Penderita Kusta, Diskriminasi}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/28837/}, abstract = {Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2017. Penelitian ini dilaksanakan karena dilatarbelakangi oleh adanya perlakuan yang berbeda atau diskriminasi yang dilakukan oleh beberapa masayarakat kepada para mantan penderita kusta di dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh pihak Desa Wantilgung. Padahal dari pihak Pemerintah Desa memberikan perlakuan yang sama kepada semua warga masyarakat Desa Wantilgung termasuk para mantan penderita kusta. Pihak Pemerintah Desa dan Puskesmas juga sudah sering memberikan informasi sekaligus himbauan kepada warga masyarakat untuk tidak membedakan para mantan penderita kusta. Karena para mantan penderita kusta sudah dinyatakan sembuh dan tidak bisa menularkan penyakitnya lagi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian adalah relasai sosial di Desa Wantilgung. Sementara subjek penelitian adalah para mantan penderita kusta dan warga masyarakat Desa Wantilgung. Tekhnik pegumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tekhnik wawancara, observasi dan dokumentasi. Tekhnik pemeriksaan keabsahan data menggunakan tekhnik triangulasi yaitu dengan membandingkan sumber data dan observasi non partisipan dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perlakuan yang berbeda dari beberapa masarakat Desa Wantilgung kepada para mantan penderita kusta dalam kegiatan Desa. Perlakuan yang berbeda dari beberapa masayarakat kepada para mantan penderita kusta terssebut terjadi karena adanya stigma negatif yang dimiliki masyarakat tentang penyakit kusta. Ditambah kurangnya rasa percaya diri dan minder yang dimiliki oleh para mantan penderita kusta. Hal tersebut yang mengakibatkan adanya masalah dalam hubungan relasi sosial antara masyarakat Desa dan para mantan penderita kusta di Desa Wantilgung.} }