%A RIKO AFRIANTO 00390040 %O Pembimbing : Drs. H. Fuad Zein, MA Syafiq M. Hanafi, S.Ag, M.Ag %T AGENCY PROBLEM PADA PEMBIAYAAN MUSYARAKAH DI BMT BINA DHUAFA BERINGHARJO YOGYAKARTA %X Agency Problem pada dasarnya adalah memberikan konsep incentive based contract. Konsep ini berarti bahwa setiap bentuk dari system kontrak yang memberikan penghargaan kepada pekerja atau kelompok pekerja denga suatu cara yang mendorong peningkatan usaha. Penghargagan tersebut berupa : bomus, profit-relatted-pay, profit sharing bisa terjadi di mana saja baik di perusahaan yang sekuler (non-muslim) maupun diperusahaan muslim (bank syariah maupun BMT). Hal ini mungkin saja terjadi, karena orientasi keuntungan kadang-kadang mebuat orang lupa akan norma-norma agama dan kejujuran yang seharusnya dipegang. Pada skripsi ini penyusun termotivasi untuk meneliti agency problem pada pembiayaan musyarakah. Motivasi itu muncul ketika penyusun membaca yang meneliti agency problem pada pembiayaan mudharabah. Setelah membaca disertasi itu, muncul pertanyaan dalam benak penyusun; apa agency problem pada pembiayaan musyarakah? Penelitian ini dilaksanakan pada BMT Bringharjo Yogyakarta; BMT Beringharjo mempunyai nasabah pembiayaan musyarakah lebih banyak dari pembiayaab mudharabah dan murabahah. Pokok masalah yang penyusun angkat dalam penelitian ini adalah apakah produk pembiayaan musyarakah menimbulkan agency problem pada BMT Beringharjo? Analisis yang dipakai untuk pokok maslah ini adalah analisis kuantitatif, dengan menggunakan uji regresi. Analisis yang diterapkan dengan uji validitas,uji F, uji T,uji koofiensi determinasi. Setelah diadakan penelitian, dari hasil uji analisis regresi berganda, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan nasabah, bagi hasil dan risiko, manajemen setelah dilakukan analisis secara bersama-sama terhadap agency problem terhadap pembiayaan musyarakah di BMT Bina Dhuafa Beringharjo. Dengan diketahui nilai R Square 0,894 atau 89,4%. Artinya pengaruh variable independent terhadap variable dependen sebesar 89,4% sedangkan sisanya 18,4% (100%-89,4%) dipengaruhi oleh factor yang lain. Setelah dilakukan uji F untuk mengetahui pengaruh variable independent terhadap variable dependennya diketahui yaitu 0,000 atau 0,05 maka H0 ditolak artinya ada pengaruh variable independent secara bersama-sama terhadap variable dependen. Pembiayaan musyarakah dapat menimbulkan Agency Problem di BMT Bina Dhuafa Beringharjo Yogyakarta. Namun hasil dari penelitian ini mengindikasikan tidak terjadi Agency Problem pada pembiayaan musyaarakah di BMT Bina Dhuafa Beringharjo. %K AGENCY PROBLEM, BMT %D 2009 %I UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta %L digilib2920