%0 Thesis %9 Skripsi %A MILLA NISFAYANI, NIM. 12490121 %B FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN %D 2017 %F digilib:29761 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Kewirausahaan, Pendidikan Kewirausahaan, Pondok Pesantren Waria Al Fatah %T PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN SANTRI PONDOK PESANTREN WARIA AL FATAH JAGALAN BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29761/ %X Milla Nisfayani, Pendidikan Kewirausahaan Santri Pondok Pesantren Waria Al Fatah Jagalan Banguntapan Bantul Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2017. Latar belakang penelitian ini bermula dari kegelisahan peneliti melihat fenomena diskriminasi yang kerap terjadi kepada kaum waria, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, dan dunia kerja. Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana penerapan pendidikan kewirausahaan santri pondok pesantren waria Al Fatah?, 2) bagaimana dampak pendidikan kewirausahaan bagi santri pondok pesantren waria Al Fatah?, dan 3) apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pendidikan kewirausahaan santri pondok pesantren waria Al Fatah?. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar di pondok pesantren waria Al Fatah Jagalan Banguntapan Bantul Yogyakarta. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknis analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data cara trianggulasi sumber dan teknik serta dikomunikasikan dengan teori. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) penerapan pendidikan kewirausahaan santri pondok pesantren waria melalui dua hal, (a) pengembangan diri yang di dapat dari berbagai lembaga kursus dan (b) pendidikan kewirausahaan dari Dinas Sosial Pemprov DIY dan instansi pendidikan. 2) Dampak adanya pendidikan kewirausahaan bagi santri pondok pesantren waria adalah (a) membangun kemandirian santri, (b) meningkatkan kesejahteraan ekonomi, (c) meningkatkan kualitas ibadah santri, dan (d) merubah stigma negatif di masyarakat. 3) Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pendidikan kewirausahaan santri di pondok pesantren waria Al Fatah adalah, (a) faktor pendukung: keluarga, motivasi, dan menjadikan kegiatan kewirausahaan sebagai kegiatan yang menyenangkan (hobi), (b) faktor penghambat: terbatasnya modal untuk memulai ataupun mengembangkan usaha. %Z Dr. Imam Machali, M.Pd