TY - THES N1 - Prof. Dr. H. M. Abdul Karim, M. A., M. A. ID - digilib29845 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29845/ A1 - ANGGI SUPRIYADI, NIM. 13120106 Y1 - 2018/01/18/ N2 - Bangsa Mongol adalah gerombolan pengembara yang hidup secara berpindah-pindah, nomaden. Kebudayaan mereka terbelakang, kontak budaya untuk memajukan kehidupan masyarakat Mongol mulai terpikirkan. Segolongan atau suku yang kuat menguasai suku yang lemah untuk memperkuat armada militer Bangsa Mongol saat eskpedisi ke luar wilayah Mongol. penaklukan demi penaklukan yang dilakukan Jengis Khan (kepala suku Mongol) dan keturunannya mencapai wilayah terjauh hingga ke Eropa. Luasnya wilayah yang dimiliki Jengis Khan diwariskan kepada empat putranya; Jochi, Oghtai, Caghtai, dan Touli. masing-masing dari mereka memiliki wilayah yang berdaulat. Sampai pada saat perkembangannya, antara Berke (Khan Golden Hord�) dan Hulagu sebagai IlKhan berfriksi hingga berujung pada pertempuran militer dan tanpa ada usaha rekonsiliasi di antara keduanya. Penelitian ini membahas tentang perlawanan Dinasti Golden Hord� melawan IlKhan sejak 1257 (non-fisik) sampai tahun 1266 sebagai perlawanan secara fisik. Fokus penelitian ini meliputi asal-usul Kekaisaran Mongol, serta awal mula friksi di antara keduanya. Penelitian ini berupa penelitian sejarah yang menggunakan pendekatan sosiologi dan politikologi, serta memakai teori konflik Ralf Dahrendorf untuk menganalisis jalannya peristiwa. Perlawanan atau perang ini termasuk perang besar dan penting dalam sejarah Islam, karena menjadi awal dari perang keluarga di dalam kekaisaran Mongol dan menjaga eksistensi Mesir sebagai peradaban Islam II setelah Baghdad. PB - UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta KW - Dinasti KW - Golden Hord� KW - IlKhan KW - Perlawanan M1 - skripsi TI - PERLAWANAN DINASTI GOLDEN HORD� TERHADAP DINASTI ILKHAN TAHUN 1257-1266 M AV - restricted EP - 113 ER -