@phdthesis{digilib29864,
           month = {January},
           title = {GAYA KEPEMIMPINAN KIAI DALAM PENGEMBANGAN PONDOK PESANTREN BUMI SHALAWAT SIDOARJO},
          school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA},
          author = {NIM. 13240101 EKO PRASTYO AGENG SAPUTRA},
            year = {2018},
            note = {Achmad Muhammad, M.Ag.},
        keywords = {kepemimpinan, pengembangan pondok pesantren},
             url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29864/},
        abstract = {Eko Prastyo Ageng Saputra (13240101), "Kepemimpinan Kiai dalam Pengembangan Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo,. Skripsi, Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan kiai dalam pengembangan pondok pesantren Bumi Shalawat, pondok pesantren Bumi Shalawat menjadi objek penelitian karena adanya perubahan yang signifikan dari pondok pesantren salaf berkembang menjadi Pesantren Progresif Bumi Shalawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, subjek penelitian ini adalah kiai, pengurus, dan santri pondok pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo, pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, peneliti merupakan instrument utama dalam melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi, teknik yang dilakukan dalam analisis adata adalah deskriptif kualitatif dan menyajikan sesuai kejadian di lapangan, Triangulasi yang digunakan untuk keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimipinan kiai dalam pengembangan pondok pesantren Bumi Shalawat terlihat dalam peran kiai sebagai motivator, afirmator, panutan, pelopor, informan, solusi, dan "orang tua" santri, yang diimplementasikan secara efektif, (2) dipertegas dengan kepribadian kiai seperti tegas, tawazzun, unik dalam spiritual, sederhana, senang bergaul, cerdas dalam spiritual, nasionalis, dan disiplin yang menjadi kepribadian seorang pemimpin, (3) sistem pesantren yang berpedoman pada "kokoh spiritual, mapan intelektual" menjadikan pesantren go internasional dan progresif.}
}