@phdthesis{digilib32368,
           month = {May},
           title = {KONSEP PENDIDIKAN {\d H}IKMAH, MAU?I{\d Z}AH, DAN JIDAL SERTA RELEVANSINYA DENGAN METODE PENDIDIKAN ISLAM 
(Kajian Tematik Tafsir Al-Misbah Karya M. Quraish Shihab)},
          school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA},
          author = {NIM. 14410143 ERWIN SISWANTO},
            year = {2018},
            note = {Dr. Mahmud Arif, M.Ag},
        keywords = {{\d H}ikmah, Mau?i{\d z}ah, dan Jidal},
             url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/32368/},
        abstract = {Latar belakang masalah penelitian ini adalah tentang pentingnya metode
dalam pendidikan, dimana para pendidik dituntut untuk profesional dalam
mengembangkan pendekatan dan metode. Juga dengan melihat fenomena yang
terjadi, nampaknya di zaman sekarang ini aspek-aspek pendidikan Islam
khususnya metode pendidikan Islam adalah hal yang sangat sulit untuk
dipraktekkan dalam dunia pendidikan yang menciptakan pendidikan yang lebih
Islami, karena pada umumnya para pendidik hanya menggunakan metode itu-itu
saja atau menggunakan metode-metode yang dikembangkan dari dunia Barat.
Oleh karena itulah diadakan penelitian tentang sebuah konsep metode pendidikan
Islam yang bersumber dari al-quran. Dan penelitian ini bertujuan mengungkap
bahwa dalam al-quran terdapat metode-metode yang mampu untuk diterapkan
pada proses pendidikan Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian library research (kepustakaan), dengan
mengambil metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode
deskriptif analisis, yaitu menganalisis masalah yang akan dibahas dengan cara
mengumpulkan data-data kepustakaan, pendapat para mufassir. Kemudian
mendeskripsikan pendapat para mufassir, selanjutnya membuat kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah (1) Konsep {\d h}ikmah adalah sebuah cara yang
dilakukan dengan pengupayaan yang mencakup seluruh kecerdasan emosional,
intelektual, dan spiritual, (2) Konsep mau?i{\d z}ah adalah sebagai bentuk pendidikan
dengan memberikan nasehat dan peringatan yang baik dan benar, perkataan yang
lemah lembut, penuh dengan keikhlasan, sehingga peserta didik terdorong untuk
melakukan segala aktivitasnya dengan baik, (3) Konsep jidal merupakan sebuah
metode berdebat dan berdiskusi, yakni sebuah upaya untuk meyakinkan akan
pandangan kebenaran dengan bukti-bukti yang mematahkan alasan atau dalih
mitra diskusi dan menjadikannya tidak dapat bertahan, baik yang dipaparkan itu
diterima oleh semua orang maupun hanya oleh mitra bicaranya dan mendengarkan
serta menerima pengaduan atau pendapat. Dengan demikian konsep pendidikan
hikmah, mau?izah, dan jidal memiliki relevansi dengan metode pendidikan agama
Islam. Ketiga metode tersebut merupakan metode yang sampai sekarang masih
dibutuhkan, karena dengan menerapkan metode tersebut menjadikan
pembelajaran yang lebih mengena dan mudah dipahami oleh peserta didik serta
ketiga metode tersebut merupakan cara yang mudah untuk dilakukan.}
}