%0 Thesis %9 Skripsi %A Zumrotush Sholihah, NIM: 13120103 %B fakultas adab dan ilmu budaya %D 2019 %F digilib:35057 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K organisasi dakwah, muslim Tionghoa, PITI Yogyakarta. %P 131 %T ORGANISASI DAKWAH PERSATUAN ISLAM TIONGHOA INDONESIA (PITI) YOGYAKARTA (1970-2016 M) %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/35057/ %X PITI Yogyakarta merupakan organisasi yang lahir sebagai tameng atas diskriminasi yang diterima etnis Tionghoa dengan harapan adanya pengakuan keberadaan muslim Tionghoa. Penelitian ini membahas mengenai dinamika organisasi dakwah PITI Yogyakarta dengan menganalisis usaha-usaha yang dilakukan sejak ia berdiri hingga akhir tahun 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi agama, yakni bagaimana mempelajari peran agama di dalam masyarakat. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep fungsionalisme berdasarkan gagasan Emile Durkheim, bahwa masyarakat terdiri atas banyak bagian dengan fungsinya masing-masing. Seperti halnya PITI Yogyakarta yang mana organisasi ini menjalankan fungsinya sebagai organisasi dakwah keagamaan yang bertindak dalam menguatkan kesatuan dan stabilitas masyarakat dengan mendukung pengendalian sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan empat tahap penelitian, yakni pengumpulan data (heuristik), verifikasi (kritik sumber), interpretasi (penafsiran), dan penulisan sejarah (historiografi). Peneliti mengumpulkan data yang berasal dari sumber lisan (dengan metode wawancara terhadap pengurus PITI Yogyakarta) dan sumber tertulis (berdasarkan arsip organisasi dan karya tulis mengenai PITI Yogyakarta). PITI Yogyakarta melewati dinamika yang panjang dalam menjalankan posisinya sebagai organisasi dakwah, terlebih sebagai komunitas muslim Tionghoa. Berbagai kegiatan telah dan masih terus dilaksanakan, baik kegiatan rutin maupun insidental. Meski demikian, persoalan terkait Sumber Daya Manusia (SDM), kurangnya anggota aktif, tidak lepas dari daftar hambatan organisasi sebagai akibat dari minimnya pembinaan terhadap para mualaf Tionghoa baru. %Z Himayatul Ittihadiyah, M. Hum