%A NIM 15250033 Aruni Lucifera %O Andayani, S.IP, MSW %T MOTIVASI PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DUSUN MERTOSANAN KULON MELAKUKAN PENGENDALIAN JUMLAH ANAK UNTUK KESEJAHTERAAN KELUARGA %X Aruni lucifera, 15250033, Motivasi Pasangan Usia Subur (PUS) Dusun Mertosanan Kulon melakukan pengendalian jumlah anak untuk kesejahteraan keluarga: Ilmu Kesejahteraan Sosial. Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta 2019. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2018 sampai Maret 2019 dengan tujuan untuk mengetahui motivasi Pasangan Usia Subur (PUS) Dusun Mertosanan Kulon melakukan pengendalian jumlah anak untuk kesejahteraan keluarga. Awal ketertarikan peneliti dilatarbelakangi oleh terpilihnya Dusun Mertosanan Kulon sebagai salah satu dusun yang dijadikan sampel program kampung KB oleh Bupati Bantul, Bapak Drs. H. Suharsono pada tanggal 10 Oktober 2017. Selain itu, jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) yang terdaftar sebagai peserta KB (pengguna alat kontrasepsi) sebanyak 302 rumah tangga. Jumlah tersebut merupakan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan dusun lain yang ada di Desa Potorono. Penelitian ini menggunakan metode lapangan (field research) dan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah 4 (empat) orang Pasangan Usia Subur (PUS) peserta KB di Dusun Mertosanan Kulon, 1 (satu) orang petugas PLKB dan 1 (satu) orang tokoh masyarakat. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Selain itu, untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa motivasi Pasangan Usia Subur (PUS) Dusun Mertosanan Kulon melakukan pengendalian jumlah anak untuk kesejahteraan keluarga dibedakan menjadi dua jenis, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang datangnya dari dalam diri individu itu sendiri tanpa adanya pengaruh apapun dari lingkungan sekitar. Motivasi intrinsik Pasangan Usia Subur (PUS) tersebut terdiri dari kebutuhan (need), minat dan rasa nyaman. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang muncul karena adanya pengaruh dari lingkungan sekitar sehingga individu tertarik untuk melakukan sesuatu. Motivasi ekstrinsik Pasangan Usia Subur (PUS) tersebut terdiri dari dorongan keluarga, lingkungan, imbalan, kesehatan dan penyuluhan dari petugas terkait seperti PLKB dan kepala dusun. %K Motivasi, Pengendalian Jumlah Anak, Kesejahteraan keluarga. %D 2019 %I UIN SUNAN KALIJAGA %L digilib35118