@mastersthesis{digilib37035, month = {August}, title = {ZIARAH DAN PELEMBAGAAN KEWALIAN SYEKH ANOM SIDAKARSA DI KEBUMEN}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM. 1620010081 Atsmarina Awanis, S.Hum}, year = {2019}, note = {Sunarwoto, M.A., Ph.D}, keywords = {ziarah, wali, tradisi.}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/37035/}, abstract = {Tulisan ini adalah hasil penelitian terhadap fenomena ziarah di makam Syekh Anom Sidakarsa yang ada di wilayah kabupaten Kebumen. Dari fenomena ziarah di sini penulis akan mencari bagaimana masyarakat membentuk sosok Syekh Anom Sidakarsa menjadi wali yang karismatik. Hal ini penting diketahui karena ada tujuan di balik pengeramatan sosok wali ini. Tradisi ziarah kubur yang berkembang di masyarakat desa Grogol Beningsari menjadi sebuah identitas keagamaan bagi setiap pelakunya. Poin yang paling penting adalah banyak isu-isu dalam masyarakkat terutama politik dan ekonomi yang memanfaatkan eksistensi dari tradisi ziarah kubur. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif yang mana dilakukan dengan cara peneliti terlibat langsung di lapangan (fieldwork). Dalam penelitian ini di awali dengan melakukan observasi untuk melihat keadaan masyarakat stempat dan menentukan tindakan yang akan dilakukan selanjutnya. Wawancara yang dilakukan sebagai metode pengumpulan data dilakukan secara terbuka dan tidak terstruktur. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa faktor lain dari terbentuknya waliwali lokal adalah adanya campur tangan masyarakat dalam pembentukan seorang wali. Dengan berbagaimacam tindakan yang dilakukan masyarakat untuk menjaga keutuhan dan legitimasi dari wali tersebut, mulai dari melembagakan kewalian sebagai bukti keberadaan wali tersebut sampai kepada meningkatkan sarana dan prasara untuk menunjang kelancaran proses ziarah. Faktor-faktor yang paling dominan dalam memanfaatan kepopuleran tradisi ziarah adalah faktor politik dan ekonomi.} }